Dark/Light Mode

SISKOHAT–Nusuk Percepat Layanan Haji Indonesia 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 15:01 WIB
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Haji dan Umrah, Farosa. [Foto: Kemenhaj]
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Haji dan Umrah, Farosa. [Foto: Kemenhaj]

 Sebelumnya 
Dalam pelaksanaannya, integrasi ini turut didukung oleh Ali sebagai penanggung jawab teknis. Ia berperan dalam pengembangan, pengujian, serta memastikan stabilitas koneksi dan kelancaran pertukaran data antar-sistem sesuai standar keamanan dan keandalan layanan digital.

Farosa menegaskan, pengembangan sistem dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan data dan keamanan siber nasional.

Baca juga : Presiden Prabowo Bertekad Turunkan Biaya Haji Untuk Rakyat Indonesia

“Pengamanan sistem memastikan data hanya dapat diakses oleh pihak berwenang, terlindungi selama proses pengiriman, serta tercatat secara akuntabel dalam sistem. Hal ini penting untuk menjaga integritas dan keandalan data jemaah,” ujarnya.

Saat ini, integrasi SISKOHAT–Nusuk telah diimplementasikan untuk mendukung proses pemvisaan jemaah haji. Pertukaran data berlangsung otomatis melalui sistem terintegrasi, sehingga mempercepat alur layanan dan meningkatkan konsistensi data.

Baca juga : PHE ONWJ Borong 7 Penghargaan Indonesia Green Awards 2026

“Dengan implementasi ini, proses pemvisaan menjadi lebih cepat dan terukur karena data jemaah dikirim langsung dari sistem SISKOHAT ke Nusuk tanpa melalui proses manual,” tegas Farosa.

Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah RI akan terus mengembangkan integrasi tersebut guna mendukung pengelompokan dan pemaketan jemaah, persiapan kedatangan serta penerimaan di Arab Saudi, proses kepulangan, pengelolaan kontrak layanan, hingga layanan umrah.

Baca juga : Elnusa Perkuat Teknologi Seismik, Percepat Eksplorasi Migas Indonesia Timur

“Integrasi ini menjadi fondasi pengembangan layanan digital haji ke depan. Kami akan memperluas cakupan integrasi agar seluruh tahapan layanan jemaah terhubung dalam satu ekosistem data yang andal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.