Dark/Light Mode

Prabowo Tegaskan RI Tidak Akan Gabung Aliansi Militer

Senin, 16 Maret 2026 17:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dwi Pambudi/RM)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dwi Pambudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali Indonesia tidak akan bergabung dalam aliansi militer mana pun. Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif sesuai Undang-Undang Dasar 1945, yakni tidak memihak blok kekuatan mana pun dan aktif menciptakan perdamaian dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg yang terbit dengan judul “Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis”.

“Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun,” kata Prabowo.

Baca juga : Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Devisa Bisa Hilang Rp 184 Miliar

Ia menegaskan Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri dan tidak bergantung pada kekuatan negara lain. Karena itu, Indonesia harus membangun kekuatan pertahanan yang kuat.

“Ketika sesuatu terjadi, kita tidak bisa bergantung pada siapa pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indonesia menjaga hubungan baik dengan semua negara tetangga dan memiliki postur militer yang bersifat defensif.

Baca juga : Prabowo: Batas Defisit 3 Persen Tidak Akan Diubah, Kecuali Terjadi Krisis Besar

Terkait keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bentukan Amerika Serikat (AS), Prabowo kembali menjelaskan bahwa tujuan Indonesia adalah kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution).

“Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka melalui solusi dua negara,” jelas Prabowo.

Namun, rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda. Seluruh pembahasan terkait BoP juga masih ditangguhkan (on hold) seiring meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Baca juga : Prabowo Alokasikan 90 Ribu Hektare Hutan Untuk Habitat Gajah Sumatera

Untuk penyelesaian konflik AS-Iran, Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator. Konflik tersebut dinilai telah menciptakan ketidakpastian dan gejolak bagi banyak negara.

Menurut Prabowo, semua pihak harus bersedia berdialog untuk mengakhiri konflik. “Saran saya selalu mencari opsi damai,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.