Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Minta Program Kelola Sampah Jadi Energi Di Kota Besar Dikebut
Kamis, 26 Maret 2026 11:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk mempercepat program pengelolaan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE) di sejumlah kota besar di Indonesia. Kebijakan ini ditujukan sebagai solusi strategis mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026).
Baca juga : IPB Dorong Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk Bernilai Tinggi
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, dalam pertemuan tersebut Rosan melaporkan perkembangan implementasi program WTE yang akan diterapkan di berbagai kota besar dan padat penduduk.
“Seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, hingga Bali, serta kota lainnya di Indonesia,” ujar Teddy, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Kamis (26/3/2026).
Baca juga : Prabowo Sorot Mobil Dinas Kepala Daerah Rp 8 M, Pengamat: Ini Peringatan Keras
Menurut Teddy, program waste to energy menjadi solusi jangka panjang dalam menangani persoalan sampah yang selama ini belum tertangani secara optimal di berbagai daerah. Selain mengurangi timbunan sampah, program ini juga berpotensi menghasilkan energi alternatif, khususnya energi listrik.
Prabowo, lanjut Teddy, menginginkan pemerintah pusat bergerak cepat dan terintegrasi dalam menangani persoalan sampah yang telah lama menumpuk di sejumlah wilayah.
Baca juga : DPR Minta Pembangunan Huntara Korban Banjir Di Aceh Dan Sumut Dikebut
“Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah yang belum tertangani dengan baik di daerah untuk dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan menjadi energi, terutama energi listrik,” ujar Teddy.
Program percepatan waste to energy ini diharapkan tidak hanya mengatasi krisis sampah di kota-kota besar, tetapi juga mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya