Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Perkuat Ketahanan Pangan
Program MBG Dongkrak Perekonomian Nasional
Sabtu, 28 Maret 2026 06:55 WIB
Sebelumnya
Arif menyoroti masih rendahnya produksi susu nasional yang baru mencapai 21 persen dari kebutuhan, sehingga diperlukan riset dan inovasi untuk mencapai target 96 persen pada 2029.
“Saat ini kita masih kontribusi, produksi kita baru 21 persen dan sekarang berharap agar bisa sampai 96 persen produksi susu kita sampai 2029. Karena itu perlu riset, perlu inovasi,” ujarnya.
Baca juga : KPK: Pengalihan Tahanan Yaqut Bagian Strategi Penyidikan
Menurut Arif, BRIN terus mendorong peningkatan kemampuan pembiakan sapi perah serta memperkuat kolaborasi internasional untuk pengembangan teknologi peternakan. Selain itu, riset juga diarahkan untuk meningkatkan adaptasi sektor peternakan terhadap perubahan iklim.
“Saat ini peternakan memang sering dituduh sebagai penyebab perubahan iklim karena gas metan yang dihasilkan. Namun, kita bisa dengan riset dan inovasi mengurangi gas metan akibat dari peternakan,” ucapnya.
Baca juga : Masyarakat Jangan Panik, Pakai Energi Dengan Bijak
Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah optimistis program MBG tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 28 Maret 2026 dengan judul "Perkuat Ketahanan Pangan Program MBG Dongkrak Perekonomian Nasional"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya