Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo: Di Tengah Krisis Energi Global, Kondisi Indonesia Cukup Aman
Rabu, 8 April 2026 15:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, di tengah lonjakan harga energi akibat krisis Timur Tengah, Indonesia berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dibanding negara-negara lain.
"Kita harus yakini dan kita harus syukuri, bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain," kata Prabowo dalam taklimat yang disampaikan pada Rapat Kerja Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Kesimpulan itu diperoleh Prabowo, setelah ia mempelajari data dan angka, laporan dari para menteri.
Baca juga : Teheran Dan Pilihan Dialog Di Tengah Krisis Global
"Ternyata, kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mengatasinya," ujar Prabowo, disambut tepuk tangan para hadirin.
"Tepuk tangan untuk berita baik, boleh," imbuh Presiden ke-8 RI itu, sambil tertawa kecil.
Untuk diketahui, dunia berada di ambang krisis energi terbesar sejak era 1970-an, setelah eskalasi konflik di Timur Tengah yang mencakup penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak mentah hingga melampaui 110 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.
Baca juga : Di Tengah Krisis Global, Pupuk Indonesia Jaga Pasokan Pangan RI
Hingga awal April 2026, lebih dari 100 negara telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat ritel sebagai bentuk respons atas guncangan ekonomi global tersebut. Data Seasia Stats yang dirilis pada 30 Maret 2026 menyebut, negara-negara seperti Kamboja, Filipina, dan Myanmar telah mengalami kenaikan harga BBM jenis RON 95 di atas 50 persen. Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Laos mengalami kenaikan dalam rentang 20-33 persen. Thailand naik 8,7 persen. Sedangkan harga BBM Indonesia masih belum berubah.
Per 1 April 2026, Pemerintah Indonesia telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM Subsidi (Pertalite dan Solar), demi menjaga daya beli masyarakat. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan solar subsidi Rp 6.800 per liter.
Baca juga : Krisis Energi dan Urgensi Reformasi Transportasi Umum
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya