Dark/Light Mode

Kemensos & PKP Kolaborasi Renovasi 10 Ribu Rumah Keluarga Siswa Sekolah Rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 09:39 WIB
Mensos Saifullah Yusuf (kiri berpeci) menggelar rapat dengan Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan berkembang kuning) di Jakarta, Senin (11/5/2026) sore. (Foto: Dok. Kementerian PKP)
Mensos Saifullah Yusuf (kiri berpeci) menggelar rapat dengan Menteri PKP Maruarar Sirait (kanan berkembang kuning) di Jakarta, Senin (11/5/2026) sore. (Foto: Dok. Kementerian PKP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat kolaborasi dalam mendukung program 3 juta rumah melalui renovasi hunian bagi keluarga atau orangtua siswa di Sekolah Rakyat.

Sebanyak 10 ribu rumah akan direnovasi untuk keluarga siswa Sekolah Rakyat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Program Sekolah Rakyat saat ini tersebar di 166 titik di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta didik mencapai sekitar 14.913 siswa dan jumlah orangtua sekitar 13.942 orang.

"Alhamdulillah Kementerian PKP memberikan kuota sekitar 10 ribu rumah yang akan direnovasi. Jumlah ini sesuai harapan, dan ini luar biasa," kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf usai rapat dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, Senin (11/5/2026) sore.

Baca juga : Atasi Backlog, PKP Alokasikan Kuota FLPP Untuk 50 Ribu Rumah Subsidi di Jateng

Ia mengatakan, program renovasi rumah untuk keluarga siswa sekolah rakyat tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

"Ini salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk membantu kelurgaa siswa Sekolah Rakyat yang memiliki hunian tidak layak huni agar direnovasi menjadi lebih layak dan nyaman," ujarnya.

Adapun sejumlah syarat penerima bantuan program bedah rumah tersebut, salah satunya status kepemilikan tanah harus jelas atau milik penerima bantuan.

"Bantuan renovasi rumah ini diutamakan bagi keluarga yang telah memenuhi syarat," katanya.

Baca juga : Mensos Gus Ipul Datangi KPK, Konsultasi Program Sekolah Rakyat

Dalam pelaksanaan program tersebut, Kemensos akan menyerahkan data penerima bantuan kepada Kementerian PKP untuk ditindaklanjuti dalam proses pembangunan dan renovasi rumah.

Mensos juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Kementerian PKP terhadap penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat.

"Saya berterima kasih sekali kepada Pak Menteri PKP yang sejak awal memberikan perhatian sungguh sungguh terhadap anak didik dan orangtua di Sekolah Rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Menteri PKP, Maruarar Sirait menyatakan, dukungan penuh terhadap renovasi rumah untuk keluarga siswa Sekolah Rakyat pada 2026 melalui program BSPS.

Baca juga : Kemensos Jaring Anak Jalanan Jadi Siswa Sekolah Rakyat

"Kami alokasikan sesuai permintaan Kementerian Sosial yakni 10 ribu rumah. Semoga bisa bermanfaat dan membahagiakan orangtua siswa sekolah rakyat ,” ujar Maruarar.

Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.