Dark/Light Mode

Prabowo: Gaji Hakim Junior RI Sudah 2x Malaysia, Gaji Ketua MA Ungguli Singapura

Sabtu, 16 Mei 2026 12:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya upaya menegakkan keadilan, untuk memperbaiki kondisi bangsa. Menurutnya, marwah lembaga hukum harus dijaga dengan baik, antara lain dengan menaikkan kesejahteraan hakim.

"Hakim-hakim kita harus harus hakim yang adil dan baik dan bersih. Karena itu, saya punya kehormatan, tahun lalu saya naikin gaji hakim. Hakim yang paling junior saya naikin hampir 300 persen, 280 persen," papar Prabowo dalam Peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Baca juga : Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Sudah Swasembada Pangan

Prabowo menambahkan, saat ini di seluruh ASEAN, gaji hakim-hakim Indonesia sudah lompat, menyalip Malaysia. Gaji hakim paling junior di Indonesia, sudah dua kali hakim-hakim Malaysia. Sementara gaji Ketua Mahkamah Agung (MA) Indonesia sudah menyalip take home pay Ketua MA Singapura.

"Lumayan. Tapi kita terus harus memperbaiki para hakim kita, pengadilan kita adalah lembaga terakhir. Lembaga terakhir rakyat bisa menuntut keadilan, terutama rakyat yang paling lemah," tutur Prabowo. 

Baca juga : Prabowo Gunakan Maung Di KTT ASEAN Filipina

Tak cukup sampai di situ, Prabowo juga mengajak seluruh aparat lain seperti kejaksaan, kepolisian, dan tentara untuk koreksi diri, menghilangkan penyelewengan dan korupsi di masing-masing institusi.

"Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi," ujar Prabowo.

Baca juga : Prabowo Tegaskan RI Tidak Akan Gabung Aliansi Militer

"Jangan justru aparat yang berada di belakang penyelewengan. Aparat yang backing penyelewengan. Aparat yang backing  penyelundupan, backing narkoba, backing judi, backing ilegal ini ilegal itu. Jangan sampai begitu saudara-saudara sekalian," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.