Dark/Light Mode

Raih MURI, Mendikdasmen Ajak 24 Ribu Murid Pamekasan Terapkan 7 KAIH

Senin, 25 Mei 2026 11:58 WIB
Foto: Kemendikdasmen.
Foto: Kemendikdasmen.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengajak lebih dari 24 ribu peserta untuk menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) dan membacakan Ikrar Pelajar Indonesia dalam puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Kegiatan yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan itu berlangsung meriah dan sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pelaksanaan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) terbanyak di Indonesia.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kerja keras dan kolaborasi dari seluruh pihak.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa ikhtiar yang sungguh-sungguh. Kita harus memiliki semangat, optimisme, dan kerja keras untuk melahirkan generasi Indonesia yang kuat, tangguh, dan berdaya saing global," ungkap Abdul Mu'ti di Kabupaten Pamekasan, Minggu (24/5/2026).

Baca juga : AIMS Raih Pengakuan Asia Book Records sebagai Platform Perdagangan Terpercaya

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia saat upacara bendera.

Menurutnya, para murid harus dibiasakan untuk belajar dengan baik, menghormati orang tua dan guru, hidup rukun dengan teman, serta mencintai tanah air.

"Modal untuk menjadi generasi hebat kalian harus memiliki pola pikir yang maju, mental kuat, dan bersungguh-sungguh dalam belajar. Semoga di Kabupaten Pamekasan akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, namun juga berkarakter dan membawa bangsa Indonesia menjadi lebih baik," tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu murid, Adelia Rahmawati dari SDN Larangan Badung 1, mengaku senang bisa mengikuti senam bersama Mendikdasmen dan ribuan peserta lainnya.

Baca juga : Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI

"Suasana senam kali ini sangat beda dari yang biasa dilakukan di sekolah. Senang sekali bisa senam bersama di sini dan bertemu teman-teman dari sekolah lain," kata Adelia.

Guru SDN Larangan Tokol 1, Masrafah, menilai pelaksanaan SAIH menjadi langkah positif dalam membangun karakter murid sejak dini.

Ia menyebut, sekolahnya rutin melaksanakan SAIH setiap hari Jumat dan melibatkan orang tua untuk mendukung implementasi 7 KAIH di rumah.

"Puji syukur hari ini bisa hadir di Stadion Gelora Madura Ratu Pemelingan untuk senam bersama dan memecahkan rekor MURI. Murid kami yang ikut senam juga sangat antusias dan beberapa dari mereka tiba lebih awal untuk bersiap pada acara ini," ucap Masrafah.

Baca juga : Mendikdasmen Berbagi Keceriaan dengan Murid di Kupang, Tanamkan 7 KAIH

Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua yang hadir. Wulandari Utami Putri, ibu dari Shaquina Dynar Malaika, murid TK ABA Waru Pamekasan, mengaku bangga putrinya menjadi bagian dari pemecahan rekor MURI tersebut.

"Bangga dan haru putri saya sangat bersemangat untuk ikut kegiatan ini pagi tadi. Dynar sangat hafal semua gerakan SAIH dan saya melihat langsung dampak positif tersebut untuk tumbuh kembang anak saya," tutup Wulan.

Pelaksanaan SAIH tahun ini diikuti lebih dari 24 ribu murid dari seluruh Kabupaten Pamekasan dan menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hardiknas 2026 di daerah tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.