Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BGN Hentikan SPPG Pamekasan Usai Temuan Lele Mentah
Senin, 16 Maret 2026 21:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, setelah ditemukan ketidaksesuaian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian dilakukan menyusul laporan adanya makanan berupa lele yang masih mentah yang didistribusikan kepada siswa, sehingga memicu penolakan dari pihak sekolah.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Dony Dewantoro mengatakan keputusan tersebut diambil karena permasalahan itu dinilai menghambat proses distribusi program MBG.
Baca juga : IHSG Senin Pagi Melemah Ke Level 7.115
“Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” ujar Dony dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, penghentian ini merupakan langkah evaluasi guna memperbaiki proses pengolahan dan penyajian makanan. Selama masa tersebut, pihak terkait akan melakukan pembinaan serta perbaikan sistem operasional.
“Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang,” katanya.
Baca juga : Dukung Kelancaran Mudik, DPR Minta Penambahan Dermaga Di Pelabuhan Merak
Sebelumnya, video yang menampilkan menu MBG berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan viral di media sosial pada Senin (9/3).
Menanggapi hal itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan Fikri Kuttawakil menjelaskan penggunaan lele marinasi memiliki pertimbangan gizi dan ketahanan pangan.
“Lele dimarinasi untuk menjaga kandungan gizi dan meningkatkan asupan protein, serta dapat bertahan hingga satu hari,” ujarnya.
Baca juga : PJT II Pastikan Pasokan Air Tetap Aman Selama Libur Lebaran
SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani 3.329 penerima manfaat, yang terdiri atas siswa berbagai jenjang pendidikan, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya