Dark/Light Mode

Tindaklanjuti Kemitraan Strategis RI-Rusia, AHY Dorong Diaspora Berperan Langsung

Rabu, 3 Juni 2026 11:18 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) bertemu Duta Besar RI untuk Rusia, Jose A.M. Tavares, dan komunitas diaspora, di Moskow, Minggu (31/5/2026). (Foto: Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) bertemu Duta Besar RI untuk Rusia, Jose A.M. Tavares, dan komunitas diaspora, di Moskow, Minggu (31/5/2026). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong diaspora Indonesia di Rusia berperan langsung dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Hal ini disampaikan AHY dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Rusia, Jose A.M. Tavares, dan komunitas diaspora, di Moskow, Minggu (31/5/2026).

Dalam pemaparannya, AHY merinci sejumlah program strategis nasional yang memerlukan percepatan. Fokus utamanya mencakup pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa dengan nilai investasi mencapai 80 miliar dolar AS, Program Pembangunan 3 Juta Rumah, serta pengembangan jaringan perkeretaapian lintas pulau berbasis Transit Oriented Development (TOD). Program pendukung lainnya meliputi penataan permukiman nelayan melalui Gerakan Indonesia ASRI, penguatan ketahanan air, serta penerapan penuh kebijakan jalan, Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) pada 2027.

Baca juga : Fujifilm dan Siloam, Jalin Kemitraan Strategis Kesehatan Berbasis AI

Untuk merealisasikan dan memaksimalkan dampak ekonomi dari program tersebut, Pemerintah mengajak diaspora untuk mengoptimalkan peran mereka. AHY mengharapkan WNI di Rusia dapat bertindak sebagai mitra distribusi dan penghubung bisnis riil untuk memperluas jaringan bisnis.

Pemerintah saat ini tengah memacu ekspor produk perikanan, kopi, rempah-rempah, dan hasil maritim ke pasar Rusia. Untuk itu, diaspora didorong untuk membentuk asosiasi pengusaha yang dapat menjadi distributor resmi di Moskow, St. Petersburg, dan kota-kota lainnya guna mengatasi kendala teknis seperti logistik dan fasilitas rantai pendingin (cold chain).

Baca juga : Jaga Ketahanan Pangan, PKS Aceh Dorong Qanun Lahan Pertanian

Selain perdagangan, diaspora juga diharapkan mampu menjembatani transfer pengetahuan, promosi investasi, dan kemitraan di sektor energi serta kemaritiman.

Pertemuan lintas batas ini merupakan agenda awal sebelum AHY menghadiri Konsultasi Bilateral II bersama Ketua Dewan Maritim Rusia, Nikolai P. Patrushev. Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung dari Deklarasi Kemitraan Strategis yang disepakati oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin pada 19 Juni 2025, yang mencakup 18 sektor kerja sama strategis antara kedua negara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.