Dark/Light Mode

Di Era Prabowo, Jemaah Haji Reguler Bisa Menginap di Hotel Bintang 5

Kamis, 18 Juni 2026 06:18 WIB
Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah) usai bertemu Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). (Foto: Dok. Bakom RI)
Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah) usai bertemu Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). (Foto: Dok. Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan adanya peningkatan layanan yang dirasakan langsung jemaah haji reguler pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.

Hal itu disampaikan Cucun usai bertemu dan melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Cucun menyebut jemaah haji reguler kini dapat merasakan fasilitas yang sebelumnya identik dengan layanan haji khusus.

Baca juga : Dimulai, Fase Kepulangan Jemaah Haji Dari Madinah

“Fasilitas layanan hotel, bayangkan saja di era kepemimpinan Bapak Presiden sekarang ini, jemaah reguler, kan ada dua ya, jemaah reguler dan jemaah haji khusus. Itu sudah biasa menginap di hotel bintang lima. Tetapi ini jemaah reguler sekarang, hampir 17 ribu jemaah, diinapkan di Zona 1 di sekeliling Masjid Nabawi di Madinah, bisa diinapkan di hotel-hotel bintang lima,” ujar Cucun.

Lebih lanjut, Cucun menjabarkan peningkatan layanan tersebut mendapat respons positif dari para jemaah.

“Sehingga kami mendengarkan testimoni dari para jemaah, ‘Pak, kami nggak membayangkan diberikan hotel yang bagus seperti ini, bisa melaksanakan ibadah haji di hotel bintang lima yang tidak jauh dari masjid',’” katanya.

Baca juga : Fahri Hamzah: Prabowo Fokus Putus Ketimpangan Kaya dan Miskin di Indonesia

Selain layanan akomodasi, Cucun juga melaporkan adanya peningkatan kualitas konsumsi bagi jemaah haji Indonesia.

“Kemudian kami cek juga sampai laporkan ke Bapak Presiden. Pak, kalau dulu makanannya paling ayam, kentang, itu-itu juga. Sekarang sudah mulai variatif sehingga tidak ada kejenuhan,” tuturnya. 

Di kesempatan yang sama, Cucun menjabarkan penyesuaian juga dilakukan terhadap menu nasi yang disajikan kepada jemaah Indonesia.

Baca juga : Resmikan RSUD Thohir Krui, Prabowo: Rakyat Harus Rasakan Manfaat Nyata

“Dan nasi juga sudah adaptif. Di tahun-tahun sebelumnya, nasinya itu yang nggak kenal orang kita, Kalau kemarin sudah lebih adaptif lagi, ramah dengan orang Indonesia karena kita kirim dari Indonesia berasnya,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.