Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stafsus Menag Gugun Gumilar Salurkan Bantuan dan Fasilitasi Umrah Kiai Manokwari
Sabtu, 20 Juni 2026 20:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, menyalurkan bantuan bagi Pondok Pesantren Hidayatullah Manokwari, Papua Barat, sekaligus memfasilitasi pemberangkatan umrah bagi sejumlah kiai pengasuh pesantren.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan pesantren di wilayah timur Indonesia sekaligus bentuk apresiasi terhadap dedikasi para ulama dalam membina umat.
Kunjungan tersebut dilakukan di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah Manokwari, Jumat (19/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Gugun menyerahkan bantuan untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana pesantren.
“Bantuan ini merupakan wujud perhatian Kementerian Agama terhadap pesantren di wilayah timur Indonesia. Pesantren adalah garda terdepan dalam menjaga moral bangsa dan merawat kerukunan,” kata Gugun saat menyerahkan bantuan.
Baca juga : Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan fasilitas pesantren agar proses pendidikan dan pembinaan santri dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, Gugun juga menyatakan komitmennya untuk mencarikan sponsor guna memberangkatkan sejumlah kiai pengasuh pesantren ke Tanah Suci.
“Para kiai telah mendedikasikan hidupnya untuk umat. Sudah sepatutnya negara hadir memberikan apresiasi. Insya Allah, beberapa kiai dari Hidayatullah Manokwari akan kami upayakan untuk diberangkatkan umrah ke Makkah,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gugun turut berdialog dengan pengurus pesantren dan tokoh agama setempat.
Ia mengapresiasi tingginya nilai toleransi yang terjaga di Manokwari, yang menurutnya menjadi modal sosial penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga : BAZNAS Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Kemayoran
“Saya melihat langsung nilai toleransi di Manokwari sangat tinggi. Umat Islam, Kristen, dan pemeluk agama lainnya hidup berdampingan secara damai. Ini merupakan modal sosial yang luar biasa bagi Indonesia,” tegasnya.
Menurut Gugun, kerukunan antarumat beragama di Papua Barat perlu terus dijaga dan dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia.
Ia menilai, pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama sejak dini.
“Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga mengajarkan bagaimana menghormati perbedaan. Hidayatullah Manokwari telah mempraktikkan nilai-nilai tersebut dengan baik,” tambahnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Manokwari menyambut positif kunjungan dan bantuan yang diberikan.
Baca juga : Kakorlantas Imbau Pengguna Jalan Tertib dan Utamakan Keselamatan
Menurutnya, dukungan tersebut, termasuk rencana pemberangkatan umrah bagi para kiai, menjadi motivasi bagi para pengajar dan pengelola pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Terima kasih kepada Pak Gugun Gumilar. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami juga bersyukur Manokwari tetap aman dan toleran. Di pesantren, kami terus mendidik santri agar mencintai NKRI dan menghargai sesama,” ujar salah seorang kiai pengasuh.
Kunjungan Stafsus Menag tersebut merupakan bagian dari safari Kementerian Agama ke pesantren-pesantren di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Program ini bertujuan memastikan penguatan kelembagaan pesantren dan implementasi moderasi beragama berjalan secara merata di seluruh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya