Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Sabtu, 6 Juni 2026 20:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar prihatin dan menyesalkan pembubaran paksa kegiatan Kemah Generasi Muda Ahmadiyah, di Watu Gambir Park, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026). Menurutnya, peristiwa tersebut disayangkan karena kegiatan yang diikuti ratusan peserta, termasuk anak-anak dan remaja, berakhir setelah adanya tekanan dari sekelompok massa.
"Situasi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu jalannya kegiatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan rasa takut dan trauma bagi para peserta yang sebagian besar merupakan generasi muda," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Jumat 5 Juni, Hadir di 2 Lokasi
Gugun menegaskan, Indonesia adalah negara hukum yang menjamin kebebasan beragama, berkeyakinan, serta hak warga negara untuk berkumpul dan melakukan kegiatan secara damai. "Karena itu, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat semestinya diselesaikan melalui mekanisme dialog, mediasi, dan penegakan hukum yang adil serta mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia," imbuhnya.
Ia menegaskan, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga negara memperoleh rasa aman dalam menjalankan aktivitas. Dalam konteks tersebut, aparat keamanan diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara serta mengedepankan pendekatan yang persuasif, profesional, dan proporsional ketika menghadapi dinamika sosial di lapangan.
Baca juga : Iran Siapkan Pemakaman Khamenei: Waktunya 3 Hari, Akan Dihadiri 20 Juta Orang
Gugun mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. "Perbedaan pandangan maupun keyakinan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan tindakan yang berpotensi mengancam keamanan, ketertiban, maupun hak-hak konstitusional warga negara," ucapnya.
Ia juga menegaskan, Kementerian Agama (Kemenag) terus mendorong penguatan kerukunan umat beragama melalui dialog yang konstruktif dan penyelesaian berbagai persoalan secara damai. Nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, penghormatan terhadap hukum, dan perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak, harus menjadi landasan dalam setiap penyelesaian konflik di masyarakat.
Baca juga : Menhaj Antar Kepulangan Perdana Jemaah Haji Indonesia
Atas peristiwa di Karanganyar tersebut, Gugun berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan musyawarah, serta bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif. "Perlindungan terhadap hak-hak warga negara dan terpeliharanya kehidupan masyarakat yang rukun merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga oleh semua elemen bangsa," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya