Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kelapa Parut Gorontalo Tembus Pasar Eropa, Barantin Beri Karpet Merah Hilirisasi
Selasa, 23 Juni 2026 21:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komoditas kelapa parut (desiccated coconut) asal Provinsi Gorontalo sukses menembus pasar ketat Uni Eropa. Sebanyak 26 ton kelapa parut olahan senilai Rp1,2 miliar resmi dilepas menuju Jerman melalui Satuan Pelayanan Bandara Djalaluddin, Karantina Gorontalo.
Pelepasan ekspor ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Kadir Karding. Momentum ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan transformasi ekonomi daerah dari pengiriman bahan mentah menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bukti nyata bahwa Gorontalo siap menembus pasar dunia sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi daerah," ujar Abdul Kadir Karding di Satpel Bandara Djalaluddin, Karantina Gorontalo, Selasa (23/6/2026).
Karding menambahkan, keberhasilan ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden untuk mendorong kemandirian bangsa melalui hilirisasi dan industrialisasi.
Baca juga : PKB Beri Karpet Merah Kepada Generasi Muda
Untuk mendukung hal tersebut, Barantin berkomitmen mengubah perannya. Tidak hanya menjadi pengawas lalu lintas komoditas, melainkan sebagai akselerator ekonomi.
"Kami berkomitmen memberikan karpet merah ekspor melalui pendampingan teknis sehingga produk Indonesia dapat memenuhi standar internasional, termasuk standar ketat negara-negara Uni Eropa," tegas Karding.
Saat ini, layanan Barantin berfokus pada empat pilar utama sertifikasi: kesehatan, keamanan, pemenuhan mutu, dan ketertelusuran (traceability) produk, yang didukung oleh inspeksi berbasis sains (science-based inspection) serta digitalisasi.
Selain ekspor ke Jerman, dalam kesempatan yang sama Barantin juga melepas komoditas unggulan Gorontalo untuk pasar domestik menuju Jakarta. Komoditas tersebut meliputi 25 ton jagung senilai Rp151 juta dan 16 ton ikan bandeng senilai Rp224 juta.
Baca juga : TikTok Shop Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Global Lewat Discovery Commerce
Secara total, komoditas yang dilepas hari ini mencapai 67 ton dengan nilai ekonomi Rp1,575 miliar.
Kepala Karantina Gorontalo, Iswan Hariyanto menyatakan bahwa keberhasilan kelapa parut menembus Jerman menjadi indikator bahwa mutu produk lokal telah diakui dunia.
"Karantina Gorontalo akan terus memperkuat pengawasan sekaligus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha agar volume ekspor terus meningkat," jelas Iswan.
Berdasarkan data Barantin, kinerja ekspor Provinsi Gorontalo sepanjang Januari–Mei 2026 memang menunjukkan tren positif. Nilai ekspor daerah ini melesat hingga Rp643,72 miliar, atau tumbuh 10,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga : Usai Kena PHK, Suranto Temukan Harapan Baru Di Dapur MBG
Sementara dari sisi volume, terjadi lonjakan sebesar 21,55 persen menjadi 149,50 juta kilogram dengan frekuensi pengiriman mencapai 477 kali.
Untuk menjaga tren positif ini, kunjungan kerja Barantin di Gorontalo juga diisi dengan diskusi interaktif bersama para eksportir dan pelaku usaha setempat guna menyerap aspirasi terkait tantangan akses pasar global dan percepatan layanan sertifikasi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Barantin, Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Kepala BPPMHKP Gorontalo, serta perwakilan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Gorontalo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya