Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BRI-Bank Jateng-Nobu Bank Jadi Penyalur Terbesar KUR Perumahan, Ara Beri Pujian
Selasa, 23 Juni 2026 21:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Menurutnya, peran perbankan sangat penting untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat maupun pelaku usaha di sektor perumahan.
Ara, sapaan akrab Maruarar, secara khusus memberikan apresiasi kepada BRI, Bank Jateng, dan Nobu Bank yang menjadi penyalur terbesar KUR Perumahan di kelompok bank masing-masing.
“Saya mengapresiasi dukungan perbankan, di mana BRI, Bank Jateng dan Nobu Bank menjadi bank dengan realisasi penyaluran terbesar dalam program KUR Perumahan,” kata Ara kepada Rakyat Merdeka, Selasa (23/6/2026).
Berdasarkan data per 20 Juni 2026, lima bank dengan realisasi penyaluran KUR Perumahan terbesar berasal dari kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). BRI menempati posisi teratas dengan penyaluran mencapai Rp10,18 triliun, disusul BTN sebesar Rp3,65 triliun, BNI Rp2,03 triliun, BSI Rp1,06 triliun, dan Bank Mandiri Rp1,02 triliun.
Selain bank-bank BUMN, bank pembangunan daerah (BPD) dan bank swasta juga turut berkontribusi dalam mendukung program tersebut. Hingga 20 Juni 2026, BPD telah menyalurkan KUR Perumahan sebesar Rp936,17 miliar kepada 1.994 debitur, dengan Bank Jateng menjadi penyalur terbesar.
Baca juga : Waste Wise Campus Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Sementara itu, bank swasta tercatat menyalurkan Rp370,7 miliar kepada 120 debitur. Dari kelompok ini, Nobu Bank menjadi bank dengan realisasi penyaluran terbesar.
Ara mengungkapkan, tingginya minat masyarakat terhadap program KUR Perumahan mendorong pemerintah menaikkan plafon anggaran dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Keputusan tersebut diambil oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian setelah melihat perkembangan penyaluran yang terus meningkat.
Menurutnya, penambahan anggaran sebesar Rp14 triliun itu menjadi sejarah baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap sektor perumahan.
“Puji Tuhan, program KUR Perumahan Presiden Prabowo melesat dibandingkan program KUR lainnya di tengah gejolak ekonomi global. Ini luar biasa,” ujarnya.
Ara menjelaskan, hingga 20 Juni 2026 realisasi KUR Perumahan telah mencapai Rp19,24 triliun atau sekitar 54 persen dari target awal Rp36 triliun. Dana tersebut telah disalurkan kepada 91.045 debitur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa program KUR Perumahan mendapat respons positif dari masyarakat sekaligus mampu menjadi instrumen penggerak sektor perumahan nasional.
Politikus Partai Gerindra itu juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Danantara, BP BUMN, serta seluruh perbankan BUMN, swasta, dan bank daerah yang turut mendukung keberhasilan program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat,” katanya.
Ara menegaskan, KUR Perumahan merupakan program strategis nasional yang diluncurkan pada 21 Oktober 2025 untuk memperkuat ekosistem perumahan nasional, baik dari sisi pasokan maupun permintaan.
Dari sisi pasokan, program ini mendukung pengembang, kontraktor, produsen bahan bangunan, toko material, hingga UMKM yang menjadi bagian dari rantai industri perumahan. Sementara dari sisi permintaan, KUR Perumahan membantu masyarakat untuk memiliki, membangun, merenovasi, maupun meningkatkan kualitas rumahnya.
Baca juga : Tanggapi Video Viral Mobil Damkar Tertimpa Reruntuhan, Pramono: Perbaiki SOP!
“KUR Perumahan bukan hanya instrumen pembiayaan, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat,” tegas Ara.
Kementerian PKP berharap peningkatan plafon KUR Perumahan menjadi Rp50 triliun dapat mempercepat pembangunan perumahan nasional, memperkuat pelaku usaha di sektor perumahan, serta memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya