Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Tanggapi Video Viral Mobil Damkar Tertimpa Reruntuhan, Pramono: Perbaiki SOP!
Minggu, 7 Juni 2026 15:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait insiden mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang tertimpa reruntuhan bangunan saat proses pembongkaran gedung lama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah foto dan video kejadian beredar di media sosial.
"Ya ini kan namanya juga insiden. Insiden itu kan bukan sesuatu yang secara terus-menerus ataupun rutin," kata Pramono di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Pramono menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan insiden yang tidak terjadi secara rutin dalam pelaksanaan pekerjaan berisiko di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Menurutnya, berbagai aktivitas yang memiliki potensi kecelakaan selama ini telah dilengkapi dengan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas untuk meminimalkan risiko.
Baca juga : Danantara, Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional
"Pokoknya gini, di Jakarta ini hampir semua aktivitas yang menimbulkan ataupun punya risiko kecelakaan sebenarnya SOP-nya sudah distandarkan," katanya.
Meski demikian, Pramono mengakui bahwa kemungkinan terjadinya insiden tetap ada meskipun prosedur keselamatan telah diterapkan. Ia menilai setiap kejadian perlu menjadi bahan evaluasi agar langkah mitigasi risiko ke depan dapat dilakukan dengan lebih optimal.
"Bahwa kemudian ada case satu-dua, ada. Karena memang sekarang ini tetap kita monitor untuk itu," ujar Pramono.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap insiden yang terjadi dalam proses pembongkaran gedung lama DLH DKI Jakarta tersebut.
"Tapi intinya, hal-hal seperti itu akan kita perbaiki," lanjutnya.
Kronologi Singkat Insiden
Baca juga : Tanggapi Rencana Mogok Pedagang Daging Sapi, Pramono: Penjualan Masih Aman
Sebelumnya, sebuah mobil pemadam kebakaran tertimpa reruntuhan bangunan saat proses pembongkaran sebuah gedung di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang terdampak insiden saat kegiatan pembongkaran gedung kantor lama DLH di Jalan Mandala V, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, telah mendapatkan penanganan medis secara cepat dan saat ini dalam kondisi stabil.
Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan menjelaskan, kegiatan pembongkaran dilakukan pada bangunan lama yang sudah tidak digunakan.
Mengingat lokasi berada di kawasan permukiman padat penduduk, DLH DKI Jakarta berkoordinasi dengan Satgas Damkar Kelurahan Cililitan untuk membantu proses penyiraman guna meminimalkan debu selama pekerjaan berlangsung.
“Pada saat proses pembongkaran berlangsung, salah satu tiang kolom bangunan lama roboh dan mengenai kendaraan operasional Damkar yang berada di sekitar area kegiatan,” ujar Yogi dalam keterangan resmi, Sabtu (6/7/2026).
Baca juga : Berkat Video Viral Zulkarnain, Relawan Pertamina Tembus Kampung Sunting
Di dalam kendaraan tersebut terdapat dua petugas Damkar. Salah satu petugas terdampak akibat insiden tersebut dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RS Polri.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, termasuk CT Scan, kondisi petugas saat ini stabil. Sesuai prosedur medis, yang bersangkutan masih menjalani observasi selama 24 jam untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik,” lanjutnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya