Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Pabrik Di Banten
Wapres Dukung Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Minggu, 28 Juni 2026 07:00 WIB
Sebelumnya
Menurutnya, tingkat TKDN motor listrik yang diproduksi perusahaan kini telah melampaui ketentuan pemerintah, yakni di atas 60 persen. “Dengan TKDN kita di atas 60 persen,” ujarnya.
Henry menambahkan, kemampuan memproduksi komponen secara mandiri mendapat perhatian khusus dari Wapres karena mampu memperkuat industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor.
“Beliau senang sekali karena banyak sekali part yang sudah diproduksi sendiri di dalam negeri,” tuturnya.
Baca juga : Lulusan Siap Memasuki Pasar Kerja, Pengangguran Ditekan
Dia menyebut kunjungan Wapres menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas produksi, memperbesar penggunaan komponen lokal, serta mengembangkan layanan konversi motor listrik agar semakin mudah diakses masyarakat.
“Sebuah kehormatan bagi kami menerima kunjungan Bapak Wapres. Ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi mendukung program pemerintah,” ucap Henry.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, Provinsi Banten akan terus mendukung tumbuhnya industri kendaraan listrik.
Baca juga : Belum Bahas Pemilu 2029, Gerindra Fokus Tuntaskan Program Kerja Prioritas
Menurutnya, investasi di sektor tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing industri, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Banten sebagai kawasan industri strategis nasional.
Melalui penguatan industri kendaraan listrik dan peningkatan penggunaan komponen lokal, pemerintah berharap hilirisasi industri semakin kuat, nilai tambah manufaktur nasional meningkat, serta Indonesia mampu menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan kendaraan listrik di kawasan. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Minggu, 28 Juni 2026 dengan judul "Tinjau Pabrik Di Banten Wapres Dukung Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya