Dark/Light Mode

Menteri Ekraf Gandeng Yayasan Pena Bangsa Kembangkan Talenta Muda Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 15:30 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berfoto bersama usai menerima audiensi Yayasan Kreativitas Pena Bangsa untuk membahas pengembangan talenta muda dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif, di Jakarta, Kamis (3/7/2026). Dok. Ekraf
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berfoto bersama usai menerima audiensi Yayasan Kreativitas Pena Bangsa untuk membahas pengembangan talenta muda dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif, di Jakarta, Kamis (3/7/2026). Dok. Ekraf

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) membuka peluang kolaborasi dengan Yayasan Kreativitas Pena Bangsa (YKPB) untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui pengembangan talenta muda di berbagai daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, inisiatif yang diusung YKPB sejalan dengan visi pemerintah menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang bertumpu pada potensi daerah.

"Kementerian menyambut baik dan siap berkolaborasi dalam Scale Up Project dengan program-program di lintas direktorat. Kementerian Ekraf memiliki sejumlah program unggulan mulai dari aktivasi desa kreatif hingga aktivasi creative hub dan dapat berkolaborasi dengan Yayasan Pena Bangsa," ujar Teuku Riefky saat menerima audiensi YKPB di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (3/7/2026).

Baca juga : Pramono Prioritaskan Pembangunan Rusun Marunda Klaster C dan Rorotan 9

Menurut Riefky, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas akses pengembangan talenta sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di seluruh Indonesia. Karena itu, Kementerian Ekraf menyambut baik berbagai inisiatif yang mendorong lahirnya sumber daya manusia kreatif, khususnya di daerah.

YKPB merupakan organisasi sosial yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda melalui program peningkatan kapasitas, pengembangan keterampilan, dan berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan program Kementerian Ekraf dalam memperkuat ekonomi kreatif dari tingkat daerah.

Pembina YKPB Sandi Firdaus mengatakan, organisasinya mengusung tagline Profession to Passion sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan kompetensi agar mampu menghasilkan karya yang bernilai.

Baca juga : Kapolri Paparkan Capaian Polri di Bidang Ketahanan Pangan Nasional

"Jadi memang kita mencoba hal-hal yang sederhana tapi cukup berdampak. Kita lebih berkolaborasi bagaimana kepedulian dan dari profesi kita untuk bisa bermanfaat dan berdampak melalui program-program bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah. Kami ingin menciptakan generasi muda yang inspiratif dan berdaya saing tinggi, khususnya yang mampu berkreasi untuk menghasilkan suatu produk," ujar Sandi.

Ia berharap kolaborasi dengan Kementerian Ekraf dapat memperluas jangkauan program pemberdayaan generasi muda sekaligus melahirkan lebih banyak talenta kreatif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Audiensi tersebut turut dihadiri Pengawas Yayasan Ahmad Farhan Faris, Ketua Yayasan Trypama Randra Laksmana, Bendahara Yayasan Prasetyo Prayogo, Sekretaris Yayasan Kahfi Galih Nugroho, Divisi Kemitraan dan Humas Ramaditya, serta Divisi Pengembangan Program Gerry dan Abdul Rosyid.

Baca juga : Gubernur Pramono Bakal Bangun Jembatan Gembok Cinta di Rasuna Said

Sementara itu, Menteri Ekraf didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Cecep Rukendi dan Direktur Fotografi dan Penerbitan Iman Santosa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.