Dark/Light Mode

Cek Program Perumahan di Blitar, Ara Ziarah ke Makam Bung Karno

Senin, 6 Juli 2026 09:48 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) berziarah ke makam Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Ir Soekarno di Kota Blitar, Kamis (2/7/2026). (Foto; Instagram)
Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) berziarah ke makam Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Ir Soekarno di Kota Blitar, Kamis (2/7/2026). (Foto; Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berziarah ke makam Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Ir Soekarno di Kota Blitar, Kamis (2/7/2026).

Ziarah tersebut menjadi momentum mengenang jasa, semangat perjuangan dan pengabdian Bung Karno dalam meletakkan fondasi bangsa Indonesia. Kunjungan itu dilakukan Ara di sela agenda kerja meninjau program perumahan Presiden Prabowo Subianto di Blitar.

Menurutnya, nilai persatuan, gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat yang diwariskan Bung Karno harus menjadi pedoman dalam menjalankan amanah melayani masyarakat.

"Nilai-nilai persatuan, gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat yang diwariskan Bung Karno harus terus menjadi inspirasi dalam menjalankan amanah untuk melayani masyarakat," ujar Maruarar yang akrab disapa Ara.

Setiba di Makam Bung Karno, Ara memberikan penghormatan, memanjatkan doa dan menaburkan bunga. Ara berziarah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba, Bupati Blitar Rijanto, serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.

Baca juga : Ara Target Bedah Rumah Warga Tuntas Tiga Bulan

"Semoga semangat perjuangan para pendiri bangsa senantiasa menguatkan langkah kita untuk bekerja lebih baik, menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, serta bersama-sama membangun Indonesia semakin maju dan sejahtera," katanya.

BSPS Jawa Barat Terbesar Usai meninjau Blitar dan Malang, Ara melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (5/7/2026).

Ara meninjau progres pembangunan rumah penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Kota Kulon.

Di sana, Ara mengunjungi rumah milik Rian Suristiawan (50), seorang tukang kebun dengan penghasilan sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per hari.

Bersama istri dan dua anaknya, Rian sebelumnya tinggal di rumah berukuran 4 x 6 meter yang kondisinya sudah tidak layak huni.

Baca juga : Amerika Serikat Vs Belgia, Aroma Balas Dendam 2014

Melalui Program BSPS, rumah tersebut kini direnovasi dan diperluas menjadi sekitar 33 meter persegi. Pembangunan dimulai pada 20 Juni 2026 dan progresnya telah mencapai sekitar 50 persen.

Rumah itu ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026. Ara menegaskan Program BSPS harus benar-benar hadir untuk masyarakat yang membutuhkan dengan mengedepankan prinsip gotong royong, transparansi dan tata kelola yang akuntabel.

"Kita ingin setiap rupiah uang negara dikelola secara profesional, transparan dan tepat sasaran. Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil yang membutuhkan rumah layak huni," ujarnya. 

Menurut Ara, Program BSPS merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah.

Pada 2026, Jawa Barat menjadi provinsi dengan alokasi BSPS terbesar di Indonesia, yakni 42.508 unit, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga : Ketika Pembaruan Pemikiran Agama Mandek

Sementara alokasi BSPS di Kabupaten Sumedang naik signifikan dari 364 unit pada 2025 menjadi 2.060 unit pada 2026.

Selain meninjau pembangunan rumah, Ara juga menyaksikan pelaksanaan Pemilihan Toko Terbuka (PTT) atau tender rakyat, inovasi Kementerian PKP untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan Program BSPS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.