Dark/Light Mode

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan 87 Ribu Hektare di Kaltim

Senin, 13 Juli 2026 12:34 WIB
Foto: Kemenhut.
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan kawasan preservasi orangutan seluas sekitar 87 ribu hektare di Lanskap Keraitan, Kalimantan Timur.

Kawasan tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan habitat orangutan melalui kolaborasi pemerintah, organisasi konservasi, dan para pemegang izin usaha.

"Jadi ini sudah berproses dan saya juga sampaikan bahwa ini sudah berproses panjang. Kalau tidak salah daerah preservasi yang multi-stakeholder ini 87 ribu hektare," ujar Raja Juli Antoni, Senin (13/7/2026).

Baca juga : TRI: Langkah Menhut Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon

Menurutnya, Kementerian Kehutanan dalam waktu dekat akan menerbitkan surat dukungan terhadap upaya konservasi orangutan yang diinisiasi bersama berbagai pihak.

Selain itu, kementerian juga menyiapkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan.

"Sekarang sudah pada tahap akhir. Nanti saya akan mengeluarkan surat dukungan upaya konservasi orangutan dan perlindungan habitat oleh Conservation Action Network (CAN). Lalu SK dari Pak Dirjen tentang Pembentukan Kelompok Kerja Konservasi Orangutan Terpadu Lanskap Keraitan. Insya Allah dalam satu dua hari ini selesai," tuturnya. 

Baca juga : Menteri Ekraf Gandeng Yayasan Pena Bangsa Kembangkan Talenta Muda Daerah

Raja Juli menjelaskan, kawasan preservasi tersebut akan berfungsi sebagai koridor satwa yang menghubungkan habitat orangutan di bentang alam Lanskap Keraitan.

Kehadiran koridor itu diharapkan dapat memperkuat perlindungan habitat sekaligus meningkatkan upaya penyelamatan orangutan yang terdampak penyusutan ruang hidup.

"Supaya apa yang selama ini kita lihat, ada orangutan yang terlantar di daerah-daerah tambang, termasuk bayi orangutan, nantinya bisa lebih banyak diselamatkan dengan terbentuknya kawasan preservasi seperti yang diusulkan teman-teman," jelasnya. 

Baca juga : Kejagung Siap Ladeni Gugatan Praperadilan Eks Waka BGN di Kasus MBG

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli Antoni juga melakukan panggilan video dengan tim Conservation Action Network (CAN) yang berada di lapangan untuk memantau perkembangan program.

Berdasarkan penjelasan tim CAN, seluruh perusahaan yang berada di kawasan tersebut telah menyatakan komitmen dan menandatangani kesepakatan untuk mendukung pembentukan kawasan preservasi.

Komitmen bersama tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan habitat orangutan sekaligus mempercepat upaya konservasi melalui sinergi antara pemerintah, organisasi konservasi, dan pelaku usaha di Lanskap Keraitan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.