Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bukan Sekadar Hiburan Buat Masyarakat
Nobar Piala Dunia 2026 Genjot Ekonomi Daerah
Selasa, 21 Juli 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di berbagai daerah tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Keramaian yang tercipta selama nobar memberikan peluang bagi pelaku usaha kecil meningkatkan pendapatan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, kegiatan nobar merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pertandingan Piala Dunia dapat disaksikan masyarakat secara luas melalui dukungan stasiun televisi nasional dan pemerintah daerah.
Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Baca juga : Arah Baru Ekonomi Prabowo Sudah Tepat
Berdasarkan laporan yang diterimanya dari sejumlah kepala daerah, pelaksanaan nobar di berbagai wilayah berlangsung meriah dan mendapat sambutan dari masyarakat.
“Di daerah-daerah, saya dapat laporan nobarnya ramai. Untuk menunjukkan kebersamaan, hiburan, kekompakan, sekaligus mendorong ekonomi,” ujar Tito di Jakarta, Senin (20/7/2026).
Wakil Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu mengatakan, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi ruang berkumpul yang mempererat hubungan sosial, sekaligus menciptakan perputaran ekonomi di sekitar lokasi penyelenggaraan nobar.
Baca juga : LPS Bakal Pasang Tameng Lindungi Nasabah Asuransi
Tito berharap, semangat kebersamaan yang tumbuh selama penyelenggaraan Piala Dunia tetap terjaga. Aktivitas ekonomi masyarakat yang terdorong oleh berbagai kegiatan selama Piala Dunia juga dapat berlanjut.
“Piala Dunia berakhir, tapi kita harapkan ekonomi tetap berjalan dengan bagus,” harapnya.
Seperti diketahui, Tito mengikuti nobar final Piala Dunia antara Argentina melawan Spanyol bersama warga di kawasan Menteng Tenggulun, Kelurahan Menteng, Jakarta, Senin (20/7/2026) dini hari.
Baca juga : RI Gandeng Produsen Robot Raksasa China
Di kawasan padat penduduk tersebut, Tito hadir bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
Terkait jalannya pertandingan final, Tito mengakui Spanyol tampil lebih dominan dan layak keluar sebagai pemenang. Namun, menurutnya, hasil pertandingan bukanlah hal yang paling penting dibandingkan dampak positif yang dirasakan masyarakat melalui kegiatan nobar. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 21 Juli 2026 dengan judul "Bukan Sekadar Hiburan Buat Masyarakat Nobar Piala Dunia 2026 Genjot Ekonomi Daerah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya