Dark/Light Mode

Perkuat Pengawasan MBG, BGN Buka 3 Kanal Pengaduan

Sabtu, 8 Agustus 2026 09:33 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah). (Foto: Dwi Pambudi/RM)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah). (Foto: Dwi Pambudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka tiga jalur pengaduan melalui mekanisme PO Box untuk memperkuat transparansi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketiga kanal tersebut ditujukan bagi internal BGN, mitra dan yayasan penyelenggara, serta masyarakat umum.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, sistem pengaduan tersebut dirancang agar setiap laporan dapat diterima secara langsung, diverifikasi, dan ditindaklanjuti secara cepat. Menurut dia, pengawasan yang efektif tidak hanya berasal dari internal lembaga, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG.

"Kami ingin mendapatkan lebih banyak masukan dan pengaduan dari berbagai pihak. Mungkin ada yang ingin menyampaikan laporan tetapi tidak ingin identitasnya diketahui, karena itu kami membuka jalur pengaduan melalui PO Box agar setiap informasi dapat kami terima, kami verifikasi, dan kami tindak lanjuti," ujar Mas Dar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Baca juga : Tegas, Kepala BGN Proses Pemberhentian Tak Hormat 66 Kepala SPPG

Mas Dar menjelaskan PO Box 2045 diperuntukkan bagi pengaduan internal BGN, termasuk pegawai BGN, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas, akuntan, hingga seluruh personel yang bertugas di dapur MBG. Kanal tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan program dari sisi internal.

Sementara itu, PO Box 1708 disediakan khusus bagi mitra dan yayasan penyelenggara untuk menyampaikan berbagai persoalan selama pelaksanaan program. Pengaduan dapat mencakup perselisihan dengan kepala dapur maupun kendala operasional lainnya.

Adapun PO Box 45000 dibuka sebagai kanal pengaduan bagi masyarakat umum untuk melaporkan berbagai temuan di lapangan terkait pelaksanaan Program MBG. BGN berharap kanal tersebut dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program.

Baca juga : Soroti Kasus Keracunan MBG Di Papua, Kepala BGN: Tak Akan Kita Tutup-tutupi

Mas Dar menegaskan seluruh laporan yang masuk melalui ketiga kanal tersebut berada di bawah pengawasan langsung Kepala BGN. Setiap aduan akan diverifikasi dan diinvestigasi sebelum ditentukan langkah penyelesaian yang sesuai, termasuk melalui mediasi apabila ditemukan konflik antar-pihak.

"PO Box ini saya kelola langsung sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Setiap laporan akan kami investigasi, jika ada pertentangan antara para pihak, kami akan memediasi agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik sehingga pelaksanaan Program MBG tetap berjalan optimal," kata Mas Dar.

Menurut dia, pembukaan tiga jalur pengaduan tersebut merupakan bagian dari penguatan sistem pengawasan yang mengedepankan keterbukaan dan akuntabilitas. Informasi yang disampaikan melalui kanal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi BGN untuk memperbaiki tata kelola penyelenggaraan MBG serta memastikan setiap pelanggaran dan kendala operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.