Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dari Fun Walk sampai Doorprize Kambing, Cara Kemenimipas Rayakan Kemerdekaan
Minggu, 9 Agustus 2026 15:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ribuan bendera kecil Merah Putih melambai-lambai di sepanjang jalan Kota Tangerang, Minggu (9/8/2026). Di bawah sinar matahari pagi, sekitar 1.000 insan imigrasi dan pemasyarakatan berjalan bersama keluarga mereka.
Anak-anak berlari kecil di samping orang tua. Sebagian peserta berjalan sambil bercanda, menyapa warga, hingga sesekali berhenti membeli jajanan kaki lima. Hampir seluruh peserta mengenakan jersey merah putih yang merupakan produk hasil pembinaan warga binaan pemasyarakatan.
Pemandangan tersebut menjadi bagian dari semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekim), Kota Tangerang, Banten.
Menteri Imipas Agus Andrianto hadir langsung melepas peserta fun walk bersama Inspektur Jenderal Kemenimipas Komjen Rudi Setiawan, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, para kepala kantor imigrasi se-DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta jajaran pejabat utama Kemenimipas.
"Seluruh rangkaian kegiatan fun walk, aksi bersih Taman Makam Pahlawan, pemberian bansos, layanan paspor, dan donor darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara resmi saya nyatakan dibuka dan dilaksanakan," kata Agus saat melepas peserta.
Sekitar tiga kilometer menjadi jarak yang ditempuh peserta. Rombongan melewati Taman Makam Pahlawan Taruna Daan Mogot. Di tempat tersebut, Agus bersama jajaran menyempatkan diri berhenti untuk melakukan aksi bersih-bersih sekaligus memberikan penghormatan kepada para pahlawan. Di antaranya ke makam Mayor Daan Mogot dan Letnan Subianto, dua sosok yang gugur dalam Peristiwa Lengkong.
Baca juga : Bedah Rumah Ke-6 Di Jambi Akselerasi Kemenimipas
Usai menyelesaikan rute, peserta kembali ke Kampus Poltekim. Suasana pun semakin meriah. Sekitar 60 pelaku UMKM dari Tangerang dan Banten ikut ambil bagian dengan menyediakan beragam makanan dan jajanan bagi peserta.
Tak hanya UMKM. Produk ketahanan pangan hasil pembinaan warga binaan dari sejumlah lapas di sekitar Tangerang juga ditampilkan, mulai dari telur, sambal, donat hingga berbagai produk olahan lainnya.
Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan tidak berhenti di balik tembok lapas. Mereka didorong untuk produktif, memiliki keterampilan, dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.
Semangat berbagi kemudian berlanjut melalui aksi donor darah. Peserta secara sukarela menyumbangkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Sambil menunggu giliran, suasana semakin semarak dengan puluhan doorprize. Hadiah utamanya pun terbilang tidak biasa: kambing-kambing hasil peternakan lapas.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan layanan paspor, perlombaan tradisional, serta pembagian ribuan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga : BPK: Kemenimipas Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Bagi Kemenimipas, berbagai kegiatan tersebut bukan sekadar memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Peringatan kemerdekaan juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Suasana meriah peserta Fun Walk Kemenimipas bersama keluarga di Kota Tangerang, Banten, Minggu (9/8/2026), menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menteri Imipas Agus Andrianto mengatakan peringatan kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat dan memberikan dampak nyata.
Menurut Agus, rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar perayaan kemerdekaan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menghadirkan partisipasi aktif masyarakat serta berjalan beriringan dengan program prioritas pemerintah.
"Seluruh rangkaian kegiatan yang kita selenggarakan pada peringatan kali ini merupakan manifestasi nyata dari cita-cita tersebut," ujar Agus.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
"Melalui langkah ini, kita berharap dapat membangkitkan kesadaran kolektif akan nilai-nilai luhur kebangsaan, memperkuat solidaritas sosial, dan mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," imbuhnya.
Baca juga : Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif
Agus mengingatkan, kemerdekaan Indonesia merupakan buah dari nasionalisme, patriotisme, persatuan, dan pengorbanan para pahlawan.
Karena itu, tantangan bangsa saat ini bukan lagi perjuangan mengangkat senjata untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
"Melainkan perjuangan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan, membangun ekonomi yang mandiri, serta mewariskan Indonesia yang lebih maju kepada generasi-generasi mendatang," tegas Agus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya