Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo: Profit PT Timah Naik 9 Kali Lipat Setelah 1.000 Tambang Ilegal Ditutup
Jumat, 14 Agustus 2026 15:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyebut keuntungan PT Timah Tbk meningkat hingga sembilan kali lipat setelah pemerintah menutup sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung pada akhir 2025.
Prabowo mengatakan laba Timah mencapai Rp 2,7 triliun pada enam bulan pertama 2026 atau meningkat sekitar 900 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Bayangkan dalam enam bulan tahun 2026 ini, Timah telah mencapai keuntungan Rp 2,7 triliun, sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saudara-saudara, artinya naik 900 persen," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca juga : Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan Dan 3.000 Sumber Air Bersih
Menurut Prabowo, valuasi Timah juga mengalami peningkatan signifikan hingga 280 persen pada Agustus 2026 dibandingkan Agustus 2025. "Sekarang naik 280 persen di bulan Agustus 2026 dibanding Agustus 2025 yang lalu," ujarnya.
Prabowo mengatakan, Pemerintah secara bersamaan terus melakukan pembenahan terhadap perusahaan-perusahaan BUMN lainnya yang mulai menunjukkan perbaikan kinerja. Ia menyebut, laba bersih Semen Indonesia pada semester I-2026 meningkat 408,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara laba Pupuk Indonesia tumbuh 252,8 persen.
"Untung bersih Pertamina naik 86 persen. Untung bersih Pegadaian naik 84,4 persen. Saudara-saudara, untung bersih Pelindo naik 60,4 persen dan untung bersih PTPN naik 54,4 persen," kata Presiden.
Baca juga : Prabowo: MBG Dikritik Boros, Ribuan Triliun Hilang Tak Dipersoalkan
Prabowo juga menyoroti pemulihan kinerja Garuda Indonesia yang sebelumnya menghadapi krisis keuangan berat. Menurut dia, pemerintah telah mengaktifkan kembali puluhan pesawat Garuda yang sebelumnya tidak dapat beroperasi atau grounded.
"Per bulan Juni 2026 total pesawat yang berhasil kita reaktivasi bertambah 20 pesawat, sehingga menjadi 140 pesawat," ujarnya.
Prabowo berharap, Garuda Indonesia yang selama bertahun-tahun mengalami kerugian dapat kembali mencatatkan keuntungan pada 2027. Ia mengatakan, kondisi geopolitik, termasuk perang di Timur Tengah, turut memengaruhi upaya pemulihan kinerja maskapai tersebut.
Baca juga : Prabowo Perintahkan BGN Kaji Berbagai Alternatif Pelaksanaan MBG
"Kalau kemarin tidak terjadi perang di Timur Tengah, sesungguhnya bulan Juli ini Indonesia sudah untung. Kita sekarang berharap di awal tahun 2027 mereka sudah mulai untung," kata Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya