Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Profil Jay Herdman, Putra Pelatih Timnas yang Jadi Andalan Baru Bali United
- Barcelona Tutup Pramusim dengan Gelar Joan Gamper Trophy 2026
- Fitrah Maulana Bangga Bawa Persib Juara Dewata Challenge Series
- STY Puji Perkembangan Persija Usai Laga Uji Coba Di Thailand
- Gabung Klub Arab Saudi, Kakak Pemain Persib Dibanderol Rp1,4 T
Menteri Imipas Kukuhkan 53 PIMPASA Dan Resmikan Tiga Immigration Lounge Di Sumut
Kamis, 20 Agustus 2026 20:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto meresmikan tiga Immigration Lounge di Sumatera Utara sekaligus mengukuhkan 53 Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA), Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk memperluas akses layanan keimigrasian sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai potensi pelanggaran keimigrasian.
Bagi Menteri Agus, pelayanan publik tidak cukup hanya tersedia. Layanan juga harus hadir lebih dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan mereka.
“Harapan kami, kehadiran kita di tengah masyarakat adalah sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pemenuhan dokumen negara. Karena itu, kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, nyaman, dan responsif kepada masyarakat,” ujar Agus dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Desa Binaan Imigrasi di Medan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian tiga Immigration Lounge yang berada di pusat aktivitas masyarakat. Ketiganya yakni Immigration Lounge Deli Park Medan, Immigration Lounge Cambridge City Mall Medan, dan Immigration Lounge Irian Mall Kisaran.
Baca juga : Nyamannya Cek Kesehatan Di RSU Pemasyarakatan
Kehadiran layanan keimigrasian di pusat perbelanjaan diharapkan memudahkan masyarakat mengakses layanan paspor maupun izin tinggal. Layanan tersebut dilengkapi fasilitas yang nyaman dan modern dengan waktu pelayanan yang lebih fleksibel, termasuk pada akhir pekan.
Selain memperkuat pelayanan di kawasan perkotaan, Kemenimipas memperluas jangkauan perlindungan negara hingga tingkat desa melalui Program Desa Binaan Imigrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus menyerahkan sertifikat kepada 171 Desa Binaan Imigrasi. Ia juga mengukuhkan 53 PIMPASA yang akan menjadi ujung tombak edukasi, koordinasi, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian.
Para PIMPASA memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai aturan keimigrasian. Mereka juga diharapkan dapat membantu mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).
Program Desa Binaan Imigrasi merupakan implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Program Aksi Nomor 4 tentang penyuluhan hukum keimigrasian oleh PIMPASA untuk mencegah TPPO dan TPPM.
Baca juga : Dari Fun Walk sampai Doorprize Kambing, Cara Kemenimipas Rayakan Kemerdekaan
Sementara itu, kehadiran Immigration Lounge merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Nomor 1 mengenai penguatan layanan keimigrasian berbasis digital yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Agus juga mengingatkan seluruh jajaran Imigrasi agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kualitas pelayanan dan kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui aparatur yang profesional, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Agus secara khusus meminta para PIMPASA menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan empati. Mereka diharapkan menjadi representasi negara yang mampu hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di tingkat desa.
Di sisi lain, Immigration Lounge diminta menjadi wajah pelayanan publik yang humanis, cepat, dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Jadikan Desa Binaan Imigrasi sebagai ruang edukasi dan deteksi dini untuk melindungi masyarakat dari ancaman TPPO, TPPM, maupun kejahatan keimigrasian lainnya. Pada saat yang sama, optimalkan Immigration Lounge sebagai pilar pelayanan publik modern yang menghadirkan layanan secara humanis, cepat, transparan, dan berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat,” tegas Agus.
Baca juga : BPK: Kemenimipas Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Penguatan layanan di kawasan perkotaan melalui Immigration Lounge serta pemberdayaan masyarakat melalui Desa Binaan Imigrasi dan PIMPASA menjadi bagian dari upaya Kemenimipas mendekatkan layanan negara kepada masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan masyarakat serta menjaga kedaulatan negara melalui pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang profesional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya