Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Atasi Keterbatasan Sarana
Kementan Kirim Bantuan Alsintan Ke Papua Tengah
Kamis, 27 Agustus 2026 06:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) segera mengirimkan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke Kabupaten Puncak, Papua Tengah, untuk membantu petani mengatasi keterbatasan sarana produksi. Kementan juga mendorong pengembangan kopi Arabika sebagai salah satu komoditas potensial untuk memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah dengan kondisi geografis menantang tersebut.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, bantuan alsintan akan disalurkan ke 25 distrik di Kabupaten Puncak. Sementara pengembangan kopi Arabika dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan daerah.
Sebagai tahap awal, Kementan memprioritaskan pengiriman peralatan pertanian yang dibutuhkan petani.
Baca juga : Percepat Pemulihan NTT, Pemerintah Gotong Royong
Menurut Amran, dukungan tersebut penting karena sebagian besar wilayah Puncak berada di pegunungan dengan akses transportasi yang terbatas.
“Untuk tahap awal kita fokuskan dulu pada alat pertanian karena anggarannya tersedia. Saya minta Ditjen PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) segera melihat kebutuhan alsintannya, dan penyuluh juga kita dorong untuk mendampingi,” ujar Amran dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2026).
Dia mengatakan, peralatan yang dikirim pada tahap awal berupa alat pertanian sederhana, seperti linggis, cangkul, sekop, parang dan sejumlah peralatan lainnya.
Baca juga : Kementan Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pemuliaan Tanaman
“Kebutuhan alsintan bahkan diusulkan Pemkab Puncak untuk dikirim menggunakan dua pesawat agar dapat segera menjangkau petani di Puncak,” ucapnya.
Amran menilai, pengiriman melalui pesawat menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi kendala distribusi sarana pertanian ke Puncak. Kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi membuat bantuan perlu dikirim dengan cara yang memungkinkan peralatan segera tiba di wilayah sasaran.
Selain bantuan alsintan, Kementan akan mendorong pengembangan kopi Arabika di Puncak. Amran meminta pemerintah daerah memulai pengembangan pada lahan seluas 100 hektare sebelum diperluas dengan dukungan Kementan hingga 500 hektare.
Baca juga : Kado HUT ke-81 RI: Indonesia Ekspor Beras ke Malaysia, Stok Dalam Negeri Aman
“Untuk kopi Arabika, coba mulai dulu 100 hektare. Kalau mampu dan berhasil, kita tambah sampai 500 hektare,” katanya. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 27 Agustus 2026 dengan judul "Atasi Keterbatasan Sarana Kementan Kirim Bantuan Alsintan Ke Papua Tengah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya