Dark/Light Mode

Fasilitas Mewah di Penjara

Hasil Investigasi Imipas di Lapas Cibinong: Barang Dibuang ke Bekas Kandang Sapi

Senin, 5 Oktober 2026 16:21 WIB
Irjen Kementerian Imipas Komjen Pol. Rudi Setiawan (kiri) dan Anggota Ombudsman Syafrida R Rasahan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (5/10/2026). (Foto: dok. Imipas)
Irjen Kementerian Imipas Komjen Pol. Rudi Setiawan (kiri) dan Anggota Ombudsman Syafrida R Rasahan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (5/10/2026). (Foto: dok. Imipas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengungkap sejumlah temuan berdasarkan hasil investigasi atas temuan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Cibinong oleh Ombudsman. Salah satu faktanya, barang-barang yang ada di fasilitas mewah tersebut dibereskan sebelum Menteri Imipas Agus Andrianto mendatangi Lapas Cibinong pada 25 September 2026.

Berikut hasil temuan lengkap Irjen Kementerian Imipas Komjen Pol. Rudi Setiawan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026): 

1. Ada 13 Bangunan Dibangun Napi 

Dari total 21 bangunan Lapas Cibinong, hanya ada delapan bangunan resmi. Sementara 13 bangunan sisanya tidak terdaftar, dibangun secara swadaya oleh warga binaan alias narapidana (napi) sejak tahun 2023.

"Yang tidak terdaftar, ada 13 bangunan, di antaranya ditemukan oleh Ombudsman kemarin. Dua buah bangunan yang menghadap aliran sungai, yang paling belakang sebelah kanan. Itu tidak terdaftar. Kemudian delapan yang pagar hitam, dan tiga bangunan yang menjadi tempat istirahat petugas jaga," papar Rudi.

"Bangunan itu berdiri tahun 2023, dibangun secara swadaya oleh warga binaan dan diperuntukkan untuk rumah pegawai. Tapi memang, pada saat itu belum dicatatkan," imbuhnya.

2. Minuman Keras Milik Jimmy Masrin

Baca juga : Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023

Berdasarkan hasil imvestigasi Kementerian Imipas, minuman keras yang ditemukan di fasilitas mewah Lapas Cibinong bukanlah milik Kasi Kamtib Adi Nugroho Wicaksono, melainkan milik warga binaan yang menempati rumah tersebut.

Yang sebagaimana sudah terlihat di pas fotonya, apa itu fotonya, itu atas nama Jimmy Masrin. Dan yang terlihat di dalam kamera, itu adalah Pak Jimmy Masrin. Jadi, barang-barang yang di sana itu milik Pak Jimmy Masrin. Barang-barang mewah lainnya juga sama, itu diadakan oleh warga binaan," ungkap Rudi.

3. Barang Dibuang ke Bekas Kandang Sapi

Rudi mengatakan, saat Menteri Imipas Agus Andrianto mengunjungi Lapas Cibinong pada 25 September 2026, barang-barang di fasilitas mewah itu sudah tidak ada.

"Jadi, pada tanggal 23 malam, barang-barang itu dipindahkan. Sebagian ada yang berhasil kita temukan, sebagian lagi ada yang sudah dibawa keluar dan ditemukan di bekas kandang sapi," bebernya.

Barang-barang yang tidak tercatat milik negara itu kemudian dihancurkan, agar tidak dapat digunakan kembali. 

4. Ada Guesthouse Yang Dibikin Napi

Baca juga : Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Berdasarkan hasil investigasi, Imipas menemukan adanya guesthouse. Menurut Rudi, bangunan tersebut awalnya adalah kantor yang digunakan untuk gudang dan kantor, sebagai sarana asimilasi dan edukasi.

"Tapi, kemudian diubah menjadi guesthouse. Sumber dananya dari warga binaan, dan digunakan untuk menerima kunjungan," ungkapnya.

5. Barang Dalam Kontainer Disediakan Napi

Dalam konferensi pers, Rudi menyinggung soal adanya temuan tiga kontainer, yang seluruhnya tercatat sebagai barang milik negara. 

"Tetapi, isinya diadakan oleh warga binaan, salah satunya Indra Kesuma, Indra Kenz. Kami sudah rekomendasikan kepada Dirjenpas untuk ditarik kembali," jelasnya.

6. Ada Simulator Golf

Menurut Rudi, saat tim Ombudsman datang, simulator golf yang dimaksud masih belum berwujud. Dia bilang, berdasarkan keterangan dari pekerja, simulator golf tersebut baru akan digunakan atau baru akan digunakan. 

Baca juga : Pejabat Mundur Setelah Di-bully

"Kita menemukan itu. Bekas-bekasnya yang sudah dibersihkan. Ketika Pak Menteri datang, sudah tidak ada itu. Dan sumber dananya juga dari warga binaan," tutur Rudi.

7. Ada Fitness Center

Rudi juga mengungkap hasil investigasi Imipas menemukan adanya fitness center atau pusat kebugaran di Lapas Cibinong.

"Ini sama, bersumber dari warga binaan dan digunakan oleh warga binaan," ujarnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.