Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ara-Bahlil Rancang Rumah Pekerja Terintegrasi Jargas Dan Energi Surya
Sabtu, 10 Oktober 2026 18:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia menyiapkan proyek percontohan perumahan bagi pekerja berbasis energi surya dan jaringan gas di kawasan industri.
Perumahan terintegrasi Jargas & Energi Surya ini dibahas di Ruang Kerja Menko Hilirisasi, Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jakarta Jumat (9/10/2026).
Pengembangan perumahan berbasis PLTS juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi bersih dalam pembangunan kawasan permukiman. Maluku Utara hingga kawasan industri di Pulau Jawa, termasuk Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi dan Meikarta menjadi salah satu wilayah potensial.
Baca juga : Ekonom Dukung Menko Bahlil Moratorium Industri Nikel
Bahlil mengatakan, pemerintah tengah merancang integrasi jaringan gas (jargas) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam pengembangan hunian pekerja.
"Setiap unit hunian direncanakan pakai PLTS atap dan pasokan jaringan gas rumah tangga. Makanya kita bahas konsepnya di beberapa kawasan yang akan dikembangkan hunian energi surya dan jarigan gas ini," ujar Bahlil.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pembangunan hunian pekerja harus dirancang terintegrasi sejak awal pengembangan kawasan industri. Dengan begitu, pekerja dapat tinggal di hunian layak yang didukung infrastruktur memadai dan dekat dengan tempat kerja.
Baca juga : Pakar ITS Apresiasi Diplomasi Energi Bahlil
"Ini lompatan besar. Kajian dan aturan akan disiapkan untuk sejumlah lokasi percontohan, salah satunya di Maluku Utara. Model ini berpotensi juga diterapkan di kawasan industri seperti Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, dan Meikarta," kata Maruarar.
Menurutnya, integrasi hunian PLTS dan jaringan gas menjadi langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan energi bersih sekaligus mempercepat penyediaan rumah bagi pekerja. Pengembangan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong hilirisasi industri dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian PKP akan mematangkan kajian teknis dan regulasi, termasuk kesiapan lahan serta skema pembiayaan. Ia berharap proyek percontohan ini menjadi model hunian kawasan industri yang layak, efisien dan berkelanjutan.
Baca juga : Bahlil Dinilai Mampu Pangkas Hambatan Investasi Dan Dorong Industri Hijau
"Kami optimistis hunian terintegrasi berbasis energi bersih dapat mempercepat penyediaan rumah layak bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," kata Maruarar yang akrab disapa Ara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya