Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kecelakaan Kapal Berulang, Komisi V DPR Tagih Janji Evaluasi Menyeluruh
- Bidik Ekspor CPO 25 Persen, PTPN IV PalmCo-Kemendag Siap Tembus Pasar Global
- Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Express 1 Kembali Normal
- Sekolah Partai PDIP Buka Diri untuk Generasi Muda
- BI Tahan Suku Bunga 5,75%, Deposit Facility Naik Jadi 5%
Menteri PU Libatkan Warga Padang Bersihkan Permukiman Pascabanjir
Rabu, 21 Oktober 2026 17:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan kawasan permukiman dan fasilitas umum pascabanjir bandang yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan skema padat karya dengan melibatkan warga terdampak untuk membersihkan lumpur.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pelibatan warga melalui program padat karya menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan lingkungan. Terutama di kawasan permukiman yang terdampak timbunan lumpur.
“Padat karya kita manfaatkan di Ditjen Prasarana Strategis, utamanya untuk membersihkan lingkungan perumahan masyarakat. Kami melibatkan masyarakat yang terdampak bencana untuk ikut membersihkan lumpur. Tidak hanya perumahan, tapi juga di masjid dan fasilitas umum lainnya kalau ada,” kata Dody, dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, skema serupa sebelumnya telah diterapkan dalam penanganan bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Selain mempercepat pembersihan lingkungan, program ini memberikan insentif kepada warga yang terlibat sehingga dapat membantu pemulihan ekonomi pascabencana.
Baca juga : Gerak Nyata Pemulihan Pascabencana Sumatera
“Jadi sama seperti yang pernah kita kerjakan di Aceh dan Sumatera Utara. Masyarakat yang terdampak kita libatkan dari awal, paling tidak untuk membersihkan perumahannya sendiri, tapi kita kasih insentif,” ujarnya.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Barat, Rifi Firdaus Lustika menjelaskan, tim teknis telah menyurvei 33 titik fasilitas peribadatan dan kesehatan yang tersebar di tiga kecamatan terdampak di Kota Padang, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo.
Dari hasil survei tersebut, tujuh lokasi diketahui terdampak banjir, terdiri dari dua masjid dan lima musala. Seluruh lokasi itu kini telah selesai dibersihkan dan kembali digunakan oleh masyarakat.
“Dari total 33 titik itu, Alhamdulillah yang terdampak hanya tujuh lokasi, terdiri dari dua masjid dan lima musala. Saat ini pembersihan seluruh lokasi tersebut sudah selesai 100 persen dan sudah digunakan kembali oleh masyarakat,” sambung Rifi.
Selain fasilitas peribadatan, Kementerian PU juga menangani pembersihan di dua kawasan permukiman, yakni Lumin Park dan Kampung Tanjung. Dalam prosesnya, warga dilibatkan untuk membersihkan rumah masing-masing, sedangkan pembersihan jalan dan pengangkatan material berat dilakukan menggunakan alat berat.
Baca juga : Bamsoet Dorong Perkebunan dan Tambang Wajib Miliki Asuransi Karhutla dan Banjir
Rifi mengatakan, proses pembersihan di kedua kawasan tersebut hampir rampung sehingga lingkungan permukiman mulai kembali bersih dan nyaman digunakan.
Salah seorang warga Kampung Tanjung, Muhammad Taufik, mengapresiasi penanganan yang dilakukan Kementerian PU.
Menurutnya, program padat karya membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan sekaligus memberikan penghasilan di tengah kondisi pascabencana.
“Berkat bantuan dari pemerintah dan PU, kami sebagai warga sangat berterima kasih. Kami diikutsertakan dalam program padat karya dan ditugaskan membersihkan rumah. Warga bisa libur dari pekerjaan rutin, tetapi tetap mendapat uang dari program tersebut. Ini sangat membantu untuk membersihkan jalan dan lumpur yang masuk ke rumah,” tutur Rifi.
Penanganan pascabencana juga dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dari 10 lokasi yang menjadi cakupan penanganan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, sembilan lokasi terdampak material lumpur, terutama di bagian pekarangan.
Baca juga : Pramono Resmikan Dua Embung di Jakarta Timur untuk Atasi Banjir
Di beberapa lokasi, lumpur bahkan masuk ke dalam bangunan. Kementerian PU menyatakan seluruh pekerjaan pembersihan di lokasi-lokasi tersebut telah selesai.
Melalui penanganan darurat dan kolaborasi lintas unit kerja, Kementerian PU berkomitmen mendukung pemulihan fasilitas publik dan permukiman warga pascabencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya