Dark/Light Mode

Mendikdasmen Sebut MBG Bikin Kehadiran Siswa di Sekolah Meningkat

Sabtu, 31 Oktober 2026 21:42 WIB
Foto: Dok. Kemendikdasmen.
Foto: Dok. Kemendikdasmen.

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga dinilai mampu mendorong peningkatan kehadiran siswa di sekolah.

Ketersediaan makanan bergizi secara rutin menjadi salah satu faktor yang menarik minat anak untuk datang dan mengikuti kegiatan belajar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan, sejumlah penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara pelaksanaan program MBG dengan peningkatan tingkat kehadiran siswa di sekolah.

Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’ti dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sekaligus peluncuran awal uji coba loka MBG.

"Ada banyak penelitian Pak (Sudaryono), kaitan antara MBG dengan tingkat kehadiran anak di sekolah. Jadi banyak anak yang berangkat ke sekolah itu karena akan makan sehat bergizi," kata Abdul Mu’ti.

Ia mengibaratkan daya tarik MBG dengan kegiatan Jumat Berkah di masjid yang mendorong masyarakat datang untuk mendapatkan makanan. Bedanya, program MBG dilaksanakan setiap hari sekolah.

Baca juga : Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk dan 2 Program

"Itu saya kira mirip dengan banyak hadir ke masjid karena ada Jumat Berkah, kira-kira begitu. Tapi ini tiap hari, tidak setiap hari Jumat," ungkap Mu’ti.

Menurutnya, manfaat MBG di lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan gizi.

Program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain mendorong kehadiran siswa, Abdul Mu’ti menilai MBG dapat dimanfaatkan sebagai sarana penanaman pendidikan karakter sejak dini.

Melalui pelaksanaan program tersebut, sekolah dapat membangun berbagai kebiasaan positif dalam keseharian peserta didik.

Di antaranya membiasakan antre dengan tertib, menjaga kebersihan, berdoa sebelum dan sesudah makan, serta menghargai makanan yang disajikan.

Baca juga : TKA SMA/SMK 2026 Gelombang Pertama Tuntas, Diikuti 1,6 Juta Murid

"Kami mengambil banyak sekali panduan tentang bagaimana makan bergizi gratis ini menjadi media untuk menanamkan karakter dan nilai-nilai serta kebiasaan dalam diri anak-anak, contohnya bagaimana mereka antre, bagaimana mereka membiasakan hidup bersih," ujar Abdul Mu’ti.

Pembiasaan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah.

Dengan demikian, MBG diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi siswa. Selain memperoleh asupan makanan bergizi, anak-anak juga dapat belajar menerapkan perilaku positif yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa pendataan penerima MBG di lingkungan pendidikan telah terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Integrasi tersebut terus disempurnakan untuk memastikan penerima manfaat merupakan peserta didik yang secara resmi terdata dalam sistem pendidikan.

"Kemudian kerja sama pendataan yang selama ini sudah terintegrasi dengan Dapodik, dipastikan bahwa semua yang menerima adalah murid-murid yang memang resmi terdata dalam sistem kami dan memang terus kita sempurnakan," tuturnya. 

Baca juga : Guru Bisa Jadi Pengawas Sekolah, Simak Syarat dan Jadwal Uji Kompetensi 2026

Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono mengapresiasi dukungan Kemendikdasmen terhadap pelaksanaan program MBG di satuan pendidikan.

"Terima kasih atas dukungan dari Kementerian Dikdasmen, dukungan dari Pak Menteri," ujar Sudaryono dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemendikdasmen dan BGN, Jumat (30/10/2026).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung di sekolah, antara lain pembangunan wastafel, pengalokasian waktu khusus untuk pelaksanaan MBG, serta penguatan edukasi gizi melalui kurikulum pendidikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.