Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Kuartal I
Ekonomi Cuma Tumbuh 2,97 Persen, Airlangga: Sudah Diprediksi
Selasa, 5 Mei 2020 13:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya tumbuh 2,97 persen. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengaku, sudah memprediksinya.
Airlangga mengatakan, melambatnya ekonomi Indonesia kuartal I diakibatkan guncangan anjloknya permintaan di tengah pandemi corona (Covid-19). Menurut dia, komponen pembentuk Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal I mengalami kontraksi, seperti konsumsi hanya tumbuh 2,8 persen dan impor negatif 2,19 persen. “Seperti yang diprediksi,” ujarnya Selasa (5/5).
Baca juga : Jaga Stabilitas Ekonomi, Perppu Penanganan Covid-19 Dinilai Sudah Pas
Airlangga mengklaim, pertumbuhan ekonomi 2,97 persen itu masih baik jika dibandingkan gejolak ekonomi yang terjadi di dunia akibat corona. Pemerintah meramal pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini 2,3 persen (yoy).
Menurut dia, ekonomi domestik masih berpeluang terus membaik. Dana Moneter Internasional (IMF) menyebutkan Indonesia merupakan satu dari tiga negara di dunia yang masih memiliki prospek pertumbuhan ekonomi positif. “Prediksi IMF yang masih positif pertumbuhannya China, India, Indonesia,” ujar dia.
Baca juga : Sri Mul Ramal Ekonomi Triwulan I Tumbuh 4,6 Persen
BPS mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan I-2020 tumbuh 2,97 persen atau terkontraksi dibandingkan periode sama tahun lalu 5,07 persen. "Kondisi ini sama seperti yang dialami negara-negara lain yang mengalami perlambatan begitu dalam," kata Kepala BPS Suhariyanto. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya