Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memahami betul, bagi masyarakat Indonesia, tidak mudik di Hari Raya Idul Fitri memang berat. Sebab, Idul Fitri merupakan momen spesial untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman.
Baca juga : Besok, Bank Mandiri Tetap Beroperasi
Namun, dalam kondisi pademi Covid-19 ini, Jokowi berharap, masyarakat mampu menahan kekangenan untuk mudik. Semua demi kebaikan bersama agar wabah Corona tidak semakin banyak.
Baca juga : Bamsoet: Tunda Mudik Jika Sayang Keluarga dan Orang Tua
“Pandemi Covid-19 menuntut pengorbanan kita untuk tidak mudik ke kampung halaman. Ini memang sungguh berat, tapi keselamatan keluarga dan handai tolan tentu harus menjadi prioritas kita semua,” tulis Presiden Jokowi di akun Twitter @jokowi, Sabtu (23/5).
Baca juga : Klopp Dukung Latihan, Tapi..
Jokowi menambahkan, meski tidak boleh mudik, masyarakat bisa tetap bersilaturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman dengan saluran telekomunikasi yang tersedia. “Kita tetap bersilaturahmi dan saling memberi maaf, meski tak bertemu secara fisik,” tutupnya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya