Dark/Light Mode

Menristek: Transportasi Masa Depan, Cashless And Humanless

Kamis, 25 Februari 2021 17:52 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. [Foto: Humas Kementerian PANRB]
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. [Foto: Humas Kementerian PANRB]

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro memproyeksi, transportasi masa depan akan cashless (nontunai) dan humanless (tanpa awak).

"Inti sistem transportasi masa depan itu cashless dan humanless," kata Menristek dalam webinar bertajuk "Membangun Ekosistem Digital dalam Industri Transportasi", Kamis (25/2/2021).

Baca Juga : Tangkap Potensi Bisnis 2021, BNI Lakukan Konsolidasi dan Transformasi

Doktor jebolan University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat ini menjelaskan, pembayaran nontunai di sistem transportasi saat ini telah menjadi gaya hidup tersendiri. Sistem ini, dinilai memberi kenyamanan dalam sistem transportasi. "Pelan tapi pasti, banyak orang Indonesia akan terbiasa dengan cashless," kata dia.

Sementara kendaraan tanpa awak, dinilai akan dapat mendominasi lalu lintas di masa depan, jika benar-benar berhasil menurunkan tingkat kecelakaan di jalan karena kelalaian manusia.

Baca Juga : Jababeka Siap Kembangin Smart Township Di Koridor Timur Jakarta

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional ini, kendaraan tanpa awak akan mencapai 60 persen dari total penumpang pada 2040 mendatang. Alasan utama kendaraan tanpa awak, jelasnya, adalah untuk mengurangi kecelakaan yang terjadi karena human error.

“Kita akan lihat, apakah teknologi ini akan meminimalkan kecelakaan. Kalau bisa, saya rasa kendaraan tanpa awak akan cukup dominan," ujarnya. [RSM]