Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Begini Cara Pemerintah Penuhi Kebutuhan Bed RS, Jika Kasus Positif Naik Drastis
Sabtu, 17 Juli 2021 19:49 WIB
Sebelumnya
Demi memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan baik di masa pandemi, pemerintah berencana menambah jumlah dokter sebanyak 19.013 orang dan perawat 3.911 orang.
Baca juga : Kapasitas Testing Terus Digenjot, Kasus Positif Naik Drastis Ke Angka 54.517
Gap tenaga kesehatan, baik perawat maupun dokter, dapat dipenuhi oleh mahasiswa kedokteran dan keperawatan yang sudah dalam tahap akhir pendidikan.
Baca juga : Kemenpora Pertahankan Predikat WTP Dari BPK
Untuk memastikan kondisi tubuh tetap fit di tengah pekerjaan berat merawat pasien Covid-19, tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi ketiga dengan menggunakan vaksin Moderna.
Baca juga : RNI Produksi Alkes Oxigen Generator
"Relawan dokter dan perawat akan diberikan insentif berupa penyediaan fasilitas istirahat yang layak, mendapat BPJS Kesehatan, mendapat Jaminan Kecelakaan Kerja, dan alokasi biaya komunikasi," pungkas Luhut. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya