Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir minta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat, jika upaya penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukannya, dinilai masih jauh dari sempurna.
"Kami Kementerian BUMN dengan segala kerendahan hati juga memohon maaf, ketika penugasan-penugasan yang diberikan kepada kami tidak sempurna. Karena sempurna adalah milik Allah SWT," kata Erick dalam acara Peresmian Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Extensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta, Senin (19/7).
Baca juga : Kementan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Pengawasan Kurban Di Masa Pandemi
Erick menambahkan, dengan segala kekuatan yang dimiliki, baik secara korporasi atau pelayanan publik, pihaknya akan berusaha sekeras-kerasnya menuntaskan tugas tersebut. Sehingga, dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
"Insya Allah, saya yakin, seperti disampaikan Pak Menag, kita bangun dari tidur. Kita selalu bangun dari jatuh. Tadi Pak Budi juga sampaikan, kita bisa. Kalau Amerika bisa, China bisa, Jepang bisa, masa Indonesia nggak bisa," tandasnya.
Baca juga : Harga Mesin Daur Ulang Mahal, Industri Minta Insentif
Sebelumnya, pada Sabtu (17/7), Menteri Koordinator Kemaritiman/Investasi yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Luhut Binsar Pandjaitan meminta maaf kepada rakyat Indonesia. Karena pelaksanaan PPKM Darurat yang telah berjalan 2 pekan, dinilai belum berjalan optimal.
"Sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali, dari lubuk hati yang paling dalam, saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan PPKM Jawa dan Bali ini masih belum optimal," kata Luhut Pandjaitan dalam konferensi pers yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya