Dewan Pers

Dark/Light Mode

KSP: Negara Selalu Hadir Bantu Panti Sosial Saat Pandemi

Sabtu, 14 Agustus 2021 20:48 WIB
Tim monitoring dan evaluasi KSP melakukan kunjungan ke UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (14/8/2021),
Tim monitoring dan evaluasi KSP melakukan kunjungan ke UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (14/8/2021),

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan negara selalu hadir memberikan dukungan dan perhatian khusus kepada Panti Sosial, terutama dalam menghadapi situasi pandemi saat ini.  

Hal ini disampaikan oleh tim monitoring dan evaluasi KSP yang meninjau penanganan Covid-19 dan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (14/8).

“Panti Jompo dan Panti Sosial mempresentasikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara baik diusia lanjut yang terlantar dan atau miskin sebagaimana perintah UUD,” kata Tenaga Ahli KSP, Nuraini saat mengunjungi UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma di Kalimantan Barat.

“Untuk itu, Pemerintah harus memberikan perhatian khusus dan lebih serius dalam memastikan kesejahteraan penghuni panti sosial,” lanjutnya.

Berita Terkait : Aplikasi Ngelesin Berikan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

Saat ini, terdapat kurang lebih 60 tuna sosial dari total kapasitas 80 orang yang ditampung di UPTD Mulia Dharma. 

Pansos ini merangkul kelompok lanjut usia yang terlantar berusia di atas 60 tahun, tidak terpenuhi kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan) dan keterbatasan terhadap aspek sosial serta kesehatan.

Kepala UPT Mulia Darma, Claudia Ani mengatakan, krisis pandemi berimbas pada berkurangnya dana bantuan dekonstruksi atau dana untuk rehabilitasi panti. 
Pihak panti pun hanya mengandalkan biaya APBD untuk pembiayaan operasional sehari-hari dan sumbangan dari donatur untuk menjadi salah satu penopang keberlangsungan panti. 

“Kami meminta adanya bantuan khususnya dari pusat agar ada anggaran khusus untuk biaya rehabilitasi panti, karena sudah cukup lama belum direhabilitasi,” kata Claudia Ani.

Berita Terkait : Panglima TNI Kirim Bantuan Alkes Ke Bangka Belitung

Sementara itu, dalam menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan panti, pihak UPT Mulia Darma sudah memberlakukan protokol kesehatan 5M dengan cukup baik. 

Berdasarkan laporan di lapangan, sejauh ini tidak ada lansia dan tuna sosial yang terpapar. Kegiatan lansia sangat dibatasi, terutama seluruh kegiatan yang melibatkan kerumunan dan kontak dengan pihak luar. 

Claudia menambahkan, bahwa Pemerintah Daerah telah memberikan prioritas kepada panti sosial dalam mengakses fasilitas kesehatan.

“Kami juga mendapatkan prioritas vaksin dari Dinas Kesehatan sehingga ini cukup memudahkan bagi kami,” ungkap Claudia.

Berita Terkait : Keren, Siswa SMA Ini Bikin Gelang Laron Untuk Pantau Pergerakan Pasien Isoman

Selain itu, para tuna sosial juga mendapatkan fasilitas cek kesehatan secara berkala di poli umum, poli gizi, poli jiwa dan psikologi Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sungai Bangkong, Kota Pontianak.[MFA]