Dark/Light Mode

Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, NTT Terus Berbenah

Selasa, 24 Agustus 2021 08:55 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Ist)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Potensi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu yang diminati para wisatawan saat nanti pandemi Covid-19 mulai melandai.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Zet Sony Libing mengatakan, pihaknya menyelenggarakan Diskusi Exotic of East Nusa Tenggara untuk mengupas tuntas potensi wisata di Nusa Tenggara Timur.

"Pemerintah tengah serius mempersiapkan penataan wisata berbasis alam dan komunitas sebagai persiapan untuk menyambut wisatawan pasca landemi Covid-19," ujar Zet, Senin (23/8).

Berita Terkait : Satukan 3 Peradi, Otto Hasibuan Usul Gelar Munas Bersama

Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengatakan, daerahnya bahkan memiliki julukan New Tourism Territory. Kenapa demikian? Karena NTT memiliki destinasi wisata yang unik, komplet, dan memiliki daya saing.

"Saya sudah keliling dunia dan telah melihat banyak destinasi wisata. Saya akhirnya menyimpulkan bahwa NTT adalah daerah yang paling indah di dunia. Di sini ada gunung dan savana yang indah, air terjun, danau warna-warni, bahkan ada bukit batu warna-warni. Di sini ada budaya yang indah dan sangat beragam," bangganya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah sedang mempersiapkan Labuan Bajo menjadi lokasi penyelenggaraan agenda internasional G-20 pada 2022.

Berita Terkait : Menpora Apresiasi Kinerja 68 Anggota Paskibraka Nasional

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah agenda pariwisata untuk menarik minat kunjungan selepas pandemi berakhir. "Jadi wisata olahraga, wisata berbasis alam terbuka, dan budaya hingga wisata edukasi ini menjadi salah satu yang kita siapkan agar Labuan Bajo menjadi destinasi kelas dunia. Dan karena tahun depan akan ada KTT G-20 dan tahun berikutnya ada Asean Summit, kita harus isi dengan calendar of events sehingga Labuan Bajo akan jauh lebih siap," kata Sandi.

Kawasan yang terletak di ujung barat Pulau Flores, Kabupaten Manggarai Barat, ini juga memiliki berbagai daya tarik atraksi wisata lainnya, baik dari bentang darat maupun laut. Di sisi bahari, Labuan Bajo menyimpan lanskap pemandangan bawah laut yang sempurna.

Di laut Bajo, hidup ribuan bahkan jutaan spesies ikan dan terumbu karang. Manta, spesies ikan pari terbesar di dunia, juga kerap ditemukan di tengah lautan Labuan Bajo. Karena potensinya yang besar, pemerintah telah menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas pada 2018.

Berita Terkait : Nominator Wanita Tercantik Dunia

Atraksi wisata di Labuan Bajo yang komplet ini telah menarik minat kunjungan turis asing. Hingga 2019, jumlah pelancong asing ke Labuan Bajo mencapai 256.171 orang.

Tak hanya Labuan Bajo, keindahan NTT pun terpancar dari berbagai sudut di Pulau Sumba. Lebih dikenal oleh penduduk setempat dengan nama Humba, pulau ini telah menjadi tempat bernaungnya ratusan hektare padang savana raksasa. Karena kecantikannya, Sumba telah beberapa kali menjadi latar film layar lebar terbaik Indonesia. [MEN]