Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menteri PUPR: Optimalkan Pengoperasian SPAM Narmada

Senin, 15 Nopember 2021 11:44 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dibangun Kementerian PUPR pada tahun 2017-2018. (Foto : Istimewa)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dibangun Kementerian PUPR pada tahun 2017-2018. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan pengelola untuk mengoptimalkan pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat yang telah dibangun Kementerian PUPR pada tahun 2017-2018.

"Saya minta ke depan agar dapat dikurangi tingkat kehilangan air (non revenue water) dalam pengelolaan SPAM IKK Narmada ini ke angka 20 persen sesuai standar. Kalau berhasil nanti akan kami bantu penambahan kapasitasnya, salah satunya dari Bendungan Meninting yang saat ini tengah dibangun dan akan selesai akhir 2023," kata Menteri Basuki dilansir Antara, Senin (15/11).

Berita Terkait : Soal Kontroversi PCR, Ini Penjelasan Menko Polhukam

Basuki melakukan peninjauan terhadap infrastruktur air bersih di sekitar Kota Mataram dalam rangka pemantauan pelaksanaan kebijakan OPOR (operasi pemeliharaan optimalisasi dan rehabilitasi) infrastruktur PUPR.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Nusa Tenggara Barat Ika Sri Rejeki mengatakan pembangunan SPAM IKK Narmada dilaksanakan sejak Februari 2017 dan selesai Agustus 2018 berkapasitas 150 liter/detik, dengan biaya Rp52,6 miliar.

Berita Terkait : Pemerintah Perlu Dukung Pengembangan UMKM Dan Ekonomi Kreatif

"Manfaat SPAM IKK ini untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum khususnya bagi masyarakat Kecamatan Labuapi, Kecamatan Kediri dan Kecamatan Kuripan untuk sekitar 12 ribu Sambungan Rumah (SR) dan mampu melayani 75.000 jiwa," ujar Ika.

Untuk efisiensi pengolahan air minum, SPAM IKK Narmada telah menerapkan teknologi terkini SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) yakni sistem kendali industri berbasis komputer yang dipakai untuk pengontrolan penjernihan air minum dan distribusinya.

Berita Terkait : Melantai Di Bursa, Avian Tawarkan 10 Persen Saham

Pembangunan SPAM IKK Narmada adalah upaya Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya untuk meningkatkan pelayanan air minum di Lombok, NTB dengan pengembangan teknologi untuk efisiensi biaya dan memaksimalkan pelayanan. [IPL]