Dark/Light Mode

Pengukuhan PDM Tangerang

Pimpinan Muhammadiyah Tangerang Diminta Cari Masalah, Kok Bisa?

Minggu, 20 Agustus 2023 10:57 WIB
Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tangerang, di Kampus Unimar, Tigaraksa, Tangerang, Minggu (20/8). (Foto: USU/RM)
Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tangerang, di Kampus Unimar, Tigaraksa, Tangerang, Minggu (20/8). (Foto: USU/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tangerang periode 2022-2027 resmi dikukuhkan, Minggu (20/8). Prosesi pengukuhan dilakukan di Kampus Universitas Muhammadiyah AR Fachruddin (Unimar), Tigaraksa, Tangerang, Banten.

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten Syamsuddin. Acara dihadiri juga Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Izzul Muslimin, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Ma'mun Murod, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tangerang Selatan Muhtarom, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perwakilan Polresta Tangerang, perwakilan Korem Tangerang, dan pihak-pihak lainnya.

Ketua PDM Tangerang Suhardi menyatakan, pengukuhan ini menunjukkan bahwa para pengurus Muhammadiyah Tangerang sudah kukuh dan kokoh. "Kita sudah dikukuhkan. Artinya kukuh dan kokoh," ucapnya.

Setelah pengukuhan ini, Suhardi meminta semua pengurus PDM Tangerang untuk langsung bekerja. "Ini amanat. Kita harus mampu. Kalau tidak melaksanakannya, berarti kita tidak menghargai yang memberi amanat," imbuhnya.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota 19 Agustus, Hadir Di City Mall Pasar Baru

Untuk melakukan kerja-kerja itu, Suhardi lalu memaparkan empat strategi yang harus dilakukan. Pertama, semua pengurus PDM Tangerang harus merapatkan barisan. Karya-karya yang telah dihasilkan PDM Tangerang periode sebelumnya harus dirawat dan dikembangkan menjadi lebih baik lain.

"Kita sudah banyak diwarisi. Banyak dimodali. Kalau tidak lebih baik dari sebelumnya, kebangetan. Mari kita rawat dan hargai karya peninggalan sebelumnya," tuturnya.

Kedua, Muhammadiyah Tangerang harus berinovasi. Di sini, Suhardi menyerukan agar Muhammadiyah Tangerang mencari masalah. Namun, makna mencari masalah ini adalah mencari problematika di masyarakat lalu mengatasinya.

"Tugas pemimpin itu mencari masalah, merumuskan masalah, dan menyelesaikan masalah itu. Pemimpin harus mencari masalah, bukan membuat masalah. Sebab, dalam setiap masalah itu ada jalan keluarnya," terang Suhardi.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota 12 Agustus, Hadir Di City Mall Pasar Baru

Dia lalu mencontohkan masalah sampah. Suhardi ingin PDM Tangerang bisa mengubah sampah ini menjadi barang yang bernilai ekonomi. "Bagaimana kita mengubah sampah itu sebagai emas," ucapnya.

Ketiga, Muhammadiyah Tangerang harus memperbanyak silaturahmi. Suhardi mengutip Sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan, silaturahmi meluaskan rezeki dan memperpanjang usia. 

"Istilah sekarang networking. Jadi, kita harus banyak silaturahmi dan bersinergi," imbuhnya.

Keempat, PDM Tangerang harus menjaga kekompakan, persatuan, dan kesatuan. "Pimpinan itu harus jadi perekat. Insya Allah kalau kita bersatu, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan," tandasnya.

Baca juga : Pelajar Muhammadiyah Undang Presiden Buka Muktamar Di Medan

Di acara yang sama, juga dilakukan pengukuhan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tangerang periode 2022-2027. Setelahnya, dilakukan Rapat Kerja (Raker). Tema acara ini adalah "Mewujudkan Persyarikatan yang Profesional dan Modern untuk Membangun Masyarakat Tangerang yang Islami, Berkemajuan, dan Sejahtera".

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.