Dark/Light Mode

PPIH Imbau Jemaah Haji di Madinah Utamakan Ziarah Raudhah

Rabu, 10 Juli 2024 14:57 WIB
Anggota Media Center Kemenag Widi Dwinanda. (Foto: Dok. Kemenag)
Anggota Media Center Kemenag Widi Dwinanda. (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali mengimbau jemaah haji haji agar lebih mengutamakan ziarah ke Raudhah sebelum melakukan ziarah ke lokasi ziarah lainnya yang di Kota Madinah. Sebab, waktu ziarah ke Raudhah terkait dengan izin (tarseh) yang dikeluarkan Arab Saudi.

“Jadwal sesuai tasreh yang telah diberikan Kementerian Haji dan Umrah Saudi tidak bisa diulang waktunya. Kalau sudah terlewat, jemaah tidak punya kesempatan lagi,” ujar Anggota Media Center Kementerian Agama (Kemenag) Widi Dwinanda, dalam keterangan resmi Kemenag, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Baca juga : 394 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Berikut Daftar Nama dan Asal Kloternya

Dia menerangkan, secara keseluruhan, pihak Saudi telah menerbitkan 191.582 tasreh masuk Raudhah bagi jemaah haji Indonesia. Tarseh tersebut harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Saat ini, sebagian jemaah haji gelombang II berada di Madinah. Sebagian lagi masih di Makkah, untuk kemudian didorong ke Madinah.

Baca juga : Selain ke Masjidil Haram, PPIH Juga Fasilitasi Jemaah Haji Sakit Ziarah ke Nabawi

Widi melanjutkan, untuk menghadirkan rasa aman dan bagian dari perlindungan jemaah, PPIH secara reguler melakukan monitoring, pengawasan, dan pengamanan keberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah. PPIH juga visitasi ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi untuk melihat kondisi jemaah yang masih dalam perawatan.

“PPIH juga melakukan patroli keliling di sektor-sektor Daker Makkah serta mendata dan mengumumkan barang tercecer/tertinggal milik jemaah haji,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.