Dark/Light Mode

Festival Akbar Pemberdayaan Perempuan Renjana Cita Srikandi

Kesetaraan Gender Hingga Pemenuhan Hak Perempuan Wajib Diwujudkan

Kamis, 15 Agustus 2024 15:58 WIB
Festival Akbar Pemberdayaan Perempuan Renjana Cita Srikandi Kesetaraan Gender Hingga Pemenuhan Hak Perempuan Wajib Diwujudkan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan berkelanjutan menjadi fokus pemerintah dan seluruh pihak di Indonesia, untuk menghadapi tantangan global.

Atas tujuan itu, kesetaraan gender hingga pemenuhan hak perempuan dinilai mutlak diperlukan.

"Terlebih dalam pembangunan berkelanjutan memiliki beberapa indikator yang harus dicapai seperti kesetaraan gender, keadilan dan inklusivitas, serta hak-hak perempuan lainnya demi memaksimalkan sumber daya manusia (SDM)," kata Ketua Tim Penggerak-PKK Riau, Adrias Harianto, dalam keterangannya, Kamis (15/8/2024).

Hal tersebut diungkapkan Adrias, merespons penyelenggaraan Festival Akbar Pemberdayaan Perempuan Renjana Cita Srikandi, di Pekanbaru, Riau.

Acara tersebut digelar selama 3 hari di Lapangan Gubernur Riau dan Ballroom Menara BRK Syariah Riau. Agenda diselenggarakan di Pekanbaru, usai sukses digelar di Jakarta pada Mei 2024.

"Kami turut memberikan dukungan penuh terhadap event Renjana Cita Srikandi dalam upaya meningkatkan kompetensi perempuan," kata dia.

Baca juga : NasDem Buka Peluang Perempuan Jadi Ketum

Mengusung tema Energizing You, Elevating Each Other”, acara ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan Indonesia.

Yakni, dengan meningkatkan kompetensi dan mendorong kolaborasi antar perempuan.

"Saya sangat berharap kegiatan ini dapat menggedor potensi masyarakat, khususnya para perempuan Provinsi Riau," kata dia.

Selain Pekanbaru, agenda tersebut digelar di Medan, Bandung, dan Makassar.

Dalam pelaksanaan di Jakarta pada Mei 2024, wadah kolaborasi itu mendapatkan sambutan positif dari lebih dari 8.000 pengunjung.

Dipilihnya Pekanbaru sebagai kota penyelenggaraan Renjana Cita Srikandi selanjutnya, karena beberapa hal.

Baca juga : BKKBN Perkuat Kemitraan Program Bangga Kencana Dan Stunting

Salah satunya, potensi besar dan semangat tinggi dari perempuan berprestasi di sana.

Mereka dinilai telah berkontribusi signifikan dalam berbagai bidang, termasuk bisnis, seni, dan budaya baik di tingkat provinsi, nasional, regional hingga internasional.

Kegiatan ini melibatkan partisipasi para talenta dan tokoh perempuan lokal. Antara lain, pebisnis Tia Juwita, social media influencer Cut Aliza Syakila, juga sederet tokoh perempuan Provinsi Riau bertalenta lainnya.

“Keterlibatan perempuan dalam ekonomi sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Acara ini patut diapresiasi, apalagi acara ini bisa membuka mata perempuan Riau agar tertarik terjun ke dunia entrepreneur dan ekonomi kreatif,” kata owner Ratatia Rattan Handmade, Tia Juwita.

Renjana Cita Srikandi mengusung tiga unsur penting: Karsa, Kriya, dan Karya. Karsa berfokus pada perluasan wawasan dan motivasi positif.

Agenda itu menghadirkan tokoh perempuan inspiratif yang berbagi ilmu dan pengalaman melalui sesi “Gelar Wicara”.

Baca juga : Pemerintah Siap Antisipasi Pemudik Yang Membludak

Kriya, menyediakan program lokakarya untuk pembekalan dan peningkatan talenta bersama komunitas lokal seperti Ges Floral, Kawan Sekarya, Sya Sky Studio, Ngepaint Yuk, dan masih banyak lagi.

Dan terakhir, Karya, yang menampilkan pertunjukan seni seperti musik, tari, dan mode, serta pekan raya UMKM.

Acara yang berlangsung pada 23-25 Agustus 2024 ini dirancang sebagai agenda inklusif.

Tersedia fasilitas untuk penyandang disabilitas seperti juru bicara bahasa isyarat dan juga area ramah disabilitas.

Dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau, semakin memperkuat semangat mereka untuk memberdayakan perempuan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.