Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BMH Bantu Panti Asuhan Tunas Bangsa Wujudkan Akses Air Bersih yang Layak
Sabtu, 31 Agustus 2024 16:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah perkebunan sawit yang luas di Ujung Bandar, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut), Panti Asuhan Tunas Bangsa berdiri sebagai tempat berlindung 55 santri yatim. Namun, di balik tembok panti asuhan yang tenang, terdapat perjuangan panjang yang tak banyak diketahui. Kesulitan air bersih telah menjadi bagian dari keseharian mereka, membatasi aktivitas dan menyulitkan kehidupan sehari-hari.
Saat ini, suasana berubah. Air yang jernih dan deras memancar dari sumur bor baru, membawa kebahagiaan bagi seluruh penghuni panti asuhan. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sumatera Utara, melalui program kemanusiaannya, mewujudkan mimpi mereka akan akses air bersih yang layak.
Baca juga : Mensesneg Dukung PWI Pusat Wujudkan Graha Pers Pancasila
"Alhamdulillah, akhirnya kami bisa mandi dan mencuci dengan tenang. Tidak perlu lagi antri panjang atau menunggu berjam-jam sampai bak air terisi. Airnya pun jernih dan segar," ujar salah satu santri, Darmawan Hasibuan, dengan senyum lebar, seperti keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (31/8/2024).
Nuzul Fauzan Sinaga, pengurus panti asuhan, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. "Lokasi panti asuhan ini dulunya sawah, diapit bukit. Kalau hujan, sering banjir. Sumur lama kami hanya 10 meter, airnya sedikit, berminyak, dan keruh kalau hujan. Kini, berkat BMH, masalah itu teratasi," ucapnya.
Baca juga : Banteng Ungkap Alasan Usung Mahfud Jadi Cawapres, Benahi Hukum Yang Diacak-acak
Kadiv Prodaya BMH Sumut Osman Ali, yang menempuh perjalanan 6 jam dari Medan untuk meresmikan sumur bor ini, menegaskan komitmen BMH dalam menghadirkan generasi yang sehat jasmani dan rohani.
"Fasilitas air bersih ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan melalui BMH benar-benar membawa manfaat nyata," ujarnya.
Baca juga : Dukung Pertumbuhan Bisnis Jangka Panjang, LPKR Gelar Operasional Daur Ulang Limbah
Sumur bor sedalam 60 meter ini bukan sekadar sumber air, tapi juga sumber harapan. Air yang mengalir deras ini akan mengairi bukan hanya tanaman di kebun panti asuhan, tapi juga mimpi dan cita-cita anak-anak yatim yang tinggal di sana. Mereka kini dapat belajar, beribadah, dan bermain dengan lebih nyaman, tanpa lagi dihantui kecemasan akan keterbatasan air bersih.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya