Dark/Light Mode

Dewi Yull Berbagi Praktik Baik Pengasuhan Inklusif di Tanwir I Aisyiyah

Jumat, 17 Januari 2025 18:20 WIB
Dewi Yull didaulat berbagi tentang Manajemen Parenting dalam Keluarga: Praktik Baik Orang Tua, pada hari kedua Tanwir I Aisyiyah, Kamis (16/1/2025). (Foto: Dok. Aisyiyah)
Dewi Yull didaulat berbagi tentang Manajemen Parenting dalam Keluarga: Praktik Baik Orang Tua, pada hari kedua Tanwir I Aisyiyah, Kamis (16/1/2025). (Foto: Dok. Aisyiyah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerakan pendidikan inklusif menjadi salah satu isu strategis yang dibahas dalam forum Tanwir I ‘Aisyiyah. Orang tua memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan inklusif, antara lain melalui praktik pengasuhan yang inklusif. 

Dewi Yull, penyanyi terkenal public figure yang menerapkan pengasuhan inklusif, didaulat berbagi tentang "Manajemen Parenting dalam Keluarga: Praktik Baik Orang Tua" pada hari kedua Tanwir I 'Aisyiyah, Kamis (16/1/2025).

Baca juga : Sukses Berdayakan UMKM, Pertamina Raih Penghargaan di Ajang ICSA 2024

Ibu dari Surya Sahetapy ini mengatakan, manajemen parenting dalam keluarga menjadi hal penting yang harus dimiliki setiap orang. Dalam kesempatan tersebut, ia bercerita secara luwes kisah inspiratifnya tentang bagaimana dapat berperan sebagai orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (difabel).

Dewi Yull menyatakan, itu merupakan suatu hal yang tidak mudah dan perlu waktu baginya untuk menunggu selama puluhan tahun untuk membuahkan hasil yang baik. "Dari cerita tentang bagaimana saya merawat anak saya dan menunggu jawaban atas doa-doa saya, ternyata saya baru mendapatkan jawabannya dari Allah setelah menunggu 30 tahun lamanya," tutur Dewi.

Baca juga : Jelang Natal, Kapolri Pastikan Pengamanan Gereja di Surabaya

"Tiap anak memiliki karakter, harapan yang berbeda. Tidak semua orang itu sempurna, tapi saya yakin dengan kepercayaan terhadap anak-anak saya, insya Allah dia akan bertanggung jawab terhadap pilihannya,” imbuhnya.

Berbaik sangka terhadap yang diberikan Allah SWT adalah kunci baginya untuk melewati segala permasalahan hidup. Dewi Yull juga sangat yakin bahwa yang dilakukannya pada acara Tanwir ini merupakan satu kehendak dan tugas dari Allah SWT untuk berbagi kisah dan saling mengingatkan antar sesama manusia.

Baca juga : Yusril: Prabowo Setujui Pemindahan Mary Jane ke Filipina, Tapi Ada Syaratnya

"Kita harus berbaik sangka atas apa yang kita alami dan dalam kesempatan ini, Tuhan memberikan saya tugas untuk kita saling mengingatkan," ucapnya.

Dia melanjutkan, hidup ini luar biasa indah. "Ada waktu sempurna bagi kita andaikan kita mengalami kesedihan, kesusahan, dan air mata. Tidak perlu takut ataupun cemas maupun ragu-ragu, karena itu merupakan pembentukan jiwa kita agar kita bisa yakin dan percaya terhadap Allah SWT,” jelasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.