Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
IMI dan MBI Beri Bantuan Sosial ke Korban Kebakaran Kemayoran
Minggu, 26 Januari 2025 19:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, IMI DKI Jakarta, Motor Besar Indonesia (MBI), dan PT Mulia Satu Group memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan, ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana komunitas otomotif dapat berkontribusi langsung dalam menangani dampak bencana. Bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga memperkuat ikatan antar anggota komunitas serta menunjukkan eksistensi positif komunitas otomotif di masyarakat.
Bamsoet mengatakan, kebakaran yang terjadi di daerah Kemayoran mengakibatkan kerugian yang signifikan, baik dari segi materi maupun psikologis bagi para korban. Karena itu, kehadiran komunitas otomotif dalam memberikan bantuan menjadi sangat penting.
Baca juga : KPPMPI Saranin Presiden Bentuk Dewan Kelautan Nasional
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa bencana kebakaran di perkotaan meningkat 20 persen dalam lima tahun terakhir. "Peran komunitas otomotif dapat menjadi jembatan antara sumber daya yang ada dan mereka yang membutuhkan," ujar Bamsoet, usai penyerahan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Kemayoran, Jakarta, Minggu (26/1/2025). Hadir antara lain Dewan Pengawas IMI Pusat Jeffrey JP, Sekum IMI DKI Jakarta Dodi Iriawan, Ketum MBI Darus Jayalana, Ketua MBI DKI Jakarta Alwiciano dan Direktur PT Mulia Satu Group Juan Faustin Muliawan.
Bamsoet menuturkan, kegiatan sosial yang dilakukan komunitas otomotif dapat memberikan dampak positif di beberapa aspek. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran anggota komunitas akan pentingnya berkontribusi pada masyarakat.
Baca juga : Polri Dirikan Dapur dan Gelar Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Kemayoran
Komunitas otomotif dapat memfasilitasi pengadaan program-program sosial yang tidak hanya reaktif terhadap bencana, tetapi juga proaktif dalam mencegah masalah sosial. Misalnya, jika komunitas menggelar pelatihan keselamatan kebakaran atau program penyuluhan tentang mitigasi bencana, sehingga masyarakat akan lebih siap menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi.
Bamsoet melanjutkan, keterlibatan dalam kegiatan sosial juga dapat meningkatkan citra komunitas otomotif. Sebuah survei yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga menunjukkan bahwa 62 persen masyarakat menganggap kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas otomotif dapat meningkatkan reputasi serta penerimaan sosial mereka. "Hal ini penting, terutama dalam upaya merangkul lebih banyak anggota dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sponsor," kata Bamsoet.
Baca juga : Ditlantas Polda Metro Jaya Fasilitasi Pembuatan SIM Korban Kebakaran Kemayoran
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, kolaborasi antara berbagai komunitas otomotif juga dapat memperluas jangkauan bantuan. Dengan menggabungkan sumber daya, pengetahuan, dan jaringan, komunitas otomotif dapat memberikan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan jika hanya bertindak secara individual.
Di saat bencana alam semakin sering terjadi, tambahnya, penting bagi komunitas otomotif untuk memperbanyak kegiatan sosial kemasyarakatan. Tidak hanya untuk memenuhi tanggung jawab sosial, tetapi juga untuk menciptakan hubungan yang lebih erat antara komunitas dan masyarakat luas. "Kegiatan ini tidak hanya menunjukan empati, tetapi juga memberikan harapan kepada para korban bencana bahwa mereka tidak sendirian," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya