Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Kota Tasikmalaya semakin mengukuhkan posisinya sebagai Kota Wakaf. Bukti terbarunya, penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) kepada PT BPRS Al Madinah Tasikmalaya Perseroda sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) ke-52.
PT BPRS Al Madinah merupakan bank dengan mayoritas kepemilikan saham berada di bawah Pemkot Tasikmalaya. Bank ini memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan ekonomi berbasis syariah. Bank ini resmi berdiri sejak 2010 sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang perbankan syariah.
Penyerahan SK LKSPWU berlangsung di Aula Balai Kota Tasikmalaya. Acara dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Pemkot Tasikmalaya, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Tasikmalaya, serta tokoh-tokoh perbankan dan ekonomi syariah. Turut hadir Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Prof Waryono Abdul Ghofur.
Dalam sambutannya, Prof Waryono menekankan pentingnya peran BPRS Al Madinah sebagai LKSPWU dalam mewujudkan ekosistem wakaf uang yang lebih produktif dan berkelanjutan di Kota Tasikmalaya.
Baca juga : Telkomsel Luncurkan ProtekSi Kecil, Jaga Anak Dari Konten Berbahaya
Sebagai satu-satunya BPRS di Kota Tasikmalaya yang telah mendapatkan status LKSPWU, BPRS Al Madinah memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong optimalisasi wakaf uang. "Potensi besar yang dimiliki daerah ini harus terus digali dan dikembangkan dengan menggandeng perguruan tinggi serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,” ujar Waryono, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (7/2/2025).
Dia menegaskan, sinergi antara Pemerintah Daerah, perbankan syariah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjadikan wakaf sebagai instrumen pembangunan ekonomi berbasis syariah. Sinergi dalam wakaf menjadi salah satu kunci utama membangun peradaban finansial yang berbasis syariah.
"Kami mendorong kampanye masif, seperti pemasangan QRIS wakaf di berbagai tempat strategis, termasuk di Bus Primajasa, sebagai bentuk inovasi dalam penghimpunan wakaf uang,” tambahnya.
Direktur Utama PT BPRS Al Madinah Tasikmalaya Perseroda, M Kaharudin Yasin, menyampaikan bahwa wakaf uang memiliki dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan populasi Kota Tasikmalaya yang mencapai 140 ribu orang, jika 100 ribu orang berwakaf sebesar Rp 100.000 saja, potensi dana yang bisa dikelola mencapai Rp 100 miliar.
Baca juga : Anindya Akan Dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin, Dihadiri Presiden Prabowo
“Moto kami adalah ‘Wakafkan Sebelum Kita Diwafatkan’. Kami juga telah menyiapkan berbagai inovasi, seperti produk Simpanan Masa Depan Umat (SIMADU) serta layanan pencetakan sertifikat wakaf uang secara digital untuk meningkatkan kemudahan dan transparansi dalam berwakaf,” jelasnya.
Sebagai bagian dari langkah digitalisasi, BPRS Al Madinah telah menyediakan berbagai kemudahan dalam transaksi wakaf melalui transfer, QRIS, serta aplikasi berbasis digital. Selain itu, pegawai BPRS Al Madinah telah memulai gerakan wakaf uang secara internal, yang nantinya akan diperluas kepada masyarakat luas.
Asisten Daerah II Pemkot Tasikmalaya, Tedi Setiadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah ini. Ia menegaskan, Kota Tasikmalaya, meskipun tidak memiliki sumber daya alam seperti gunung atau pantai, dapat mengoptimalkan sektor ekonomi melalui strategi berbasis wakaf.
“Kota Tasikmalaya memiliki komitmen kuat dalam pengembangan wakaf. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan baik agar potensi wakaf dapat memberikan manfaat maksimal, termasuk untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Baca juga : Fadli Zon Ungkap Posisi Indonesia sebagai Peradaban Tertua Dunia
Sebagai tindak lanjut, BWI Kota Tasikmalaya akan menggerakkan program “Wakaf Goes to Pesantren” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wakaf uang. Dengan kolaborasi yang erat antara berbagai pihak, diharapkan Kota Tasikmalaya dapat menjadi model dalam pengelolaan wakaf produktif yang inovatif dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya