Dark/Light Mode

Kabar dari Tanah Suci

Demi Kenyamanan Jemaah Haji, PPIH Siapkan Bus Antarkota Spek Khusus

Minggu, 11 Mei 2025 10:41 WIB
Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi (Foto: MCH 2025)
Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tahap pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah sudah dimulai sejak Sabtu (10/2/2025). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan bus dengan spesikasi khusus demi kenyamanan para jemaah haji dalam menempuh perjalanan.

"Perjalanan Madinah ke Makkah cukup jauh, sekitar lima jam. Untuk kenyamanan jemaah, kami siapkan bus dengan spesifikasi khusus," jelas Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi, usai menyambut kedatangan jemaah haji, di Makkah, Sabtu (10/5/2025).

Usia bus antarkota yang digunakan dalam kondisi bagus. Maksimal berusia lima tahun. PPIH telah melakukan kontrak dengan 12 perusahaan otobus di Arab Saudi. Sesuai kontrak, setiap bus maksimal membawa 42 jemaah. 

Baca juga : KKHI Bagikan Masker ke Jemaah Haji, Cegah Penyakit Menular

"Bus dilengkapi Air Conditioner (AC) yang berfungsi dengan baik. Ada tombol manual darurat pembuka pintu. Untuk mumudahkan pemantauan, bus dilengkapi Global Positioning System (GPS)," paparnya.

GPS ini dapat diakses oleh petugas. "Sistem pelaporan dan monitoring menggunakan aplikasi," sambungnya.

Muchlis menambahkan, layanan transportasi bersifat inklusif. Layanan bus antarkota memerhatikan jemaah berkebutuhan khusus, lansia, dan penyandang disabilitas.

Baca juga : Sektor Bir Ali Siapkan Skema Singgah untuk Hindari Kepadatan dan Jemaah Nyasar

"Bus dilengkapi kotak kesehatan dan obat-obatan, toilet, cooler boxes, dan air minum 330 ml per jemaah. Bus standby di depan hotel paling lambat satu jam sebelum keberangkatan jemaah dalam kondisi bersih dan siap jalan," sambungnya.

Kepada jemaah, Muchlis mengingatkan bahwa layanan ini sudah termasuk dalam unsur pembiayaan pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Para sopir sudah dibayar sehingga jemaah tidak perlu memberikan tips.

"Tidak ada uang tips, apalagi pungutan liar," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.