Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kabar dari Tanah Suci
Bus Shalawat Inklusif Antar-Jemput Jemaah Haji Hotel-Masjidil Haram
Minggu, 11 Mei 2025 12:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jemaah haji Indonesia mulai berdatangan ke Makkah al-Mukarramah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan Bus Shalawat untuk antar jemaah dari hotel-Masjidil Haram PP.
"Di Makkah, kami siapkan Bus Shalawat yang akan beroperasi 24 jam untuk mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram," terang Direktur Layanan Haji Luar Negeri Muchlis M Hanafi, di Makkah, Minggu (11/5/2025).
Baca juga : Demi Kenyamanan Jemaah Haji, PPIH Siapkan Bus Antarkota Spek Khusus
Dia melanjutkan, PPIH menyiapkan layanan inklusif, dengan menghadirkan Bus Shalawat yang ramah dengan jemaah lansia dan berkebutuhan khusus.
Menurut Muchlis, ada 32 Bus Shalawat dengan spesifikasi ramah bagi pengguna kursi roda, penyandang disabilitas, dan jemaah berkebutuhan khusus lainnya. Bus didesain khusus dengan low deck yang bisa dilewati kursi roda. Pada bagian dalam juga disiapkan space khusus untuk menyimpan kursi roda.
Baca juga : KKHI Bagikan Masker ke Jemaah Haji, Cegah Penyakit Menular
"Seluruh armada telah dipasang GPS dan CCTV yang dapat diakses petugas," terang Muchlis.
Jemaah haji Indonesia yang menginap di wilayah Syisah dan Raudhah, akan menggunakan Terminal Syib Amir. Jemaah yang menginap di wilayah Jarwal, akan menggunakan Terminal Jabal Ka'bah. Untuk jemaah yang menginap di wilayah Misfalah, mereka akan menggunakan Terminal Ajyad.
Baca juga : Sektor Bir Ali Siapkan Skema Singgah untuk Hindari Kepadatan dan Jemaah Nyasar
Tahun ini, PPIH bekerja sama dengan lima perusahaan otobus dalam penyiapan layanan Bus Shalawat. Lima perusahaan itu adalah Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer.
Kepada jemaah, Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Mujib Roni, mengingatkan bahwa layanan ini sudah termasuk dalam unsur pembiayaan pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Para sopir sudah dibayar sehingga jemaah tidak perlu memberikan tips. "Tidak ada uang tips, apalagi pungutan liar," tandas Mujib.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya