Dark/Light Mode

Kabar dari Tanah Suci

Paspor Jemaah Haji Disimpan Syarikah, Ditukar dengan Kartu Nusuk

Minggu, 11 Mei 2025 22:21 WIB
Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir. (Foto: Nana/RM)
Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir. (Foto: Nana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jemaah haji Indonesia tidak perlu khawatir jika paspornya diminta untuk dikumpulkan oleh syarikah atau perusahaan penyedia layanan. Kebijakan itu resmi dari pihak Arab Saudi dan paspor jemaah dijamin tetap aman. Sebagai gantinya, jemaah akan diberikan Kartu Nusuk.

Proses pengumpulan paspor dilakukan di dalam bus sesaat setelah jemaah tiba di bandara. Petugas syarikah akan meminta langsung kepada jemaah. Dia mendatangi setiap kursi di bus.

Baca juga : Paspor Ketinggalan di Indonesia, Kakek Hanafi Tertahan 30 Jam di Bandara Madinah

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Abdul Basir menjelaskan, paspor akan disimpan dengan aman perusahaan penyedia layanan haji. "Paspor jemaah haji Indonesia disimpan Wukkala atau syarikah," jelas Basir, kepada Media Center Haji (MCH), Minggu (11/5/2025).

Dia menerangkan, paspor jemaah haji itu akan ditukar dengan Kartu Nusuk. Kartu ini sangat vital. Karena berfungsi untuk tanda masuk wilayah Makkah dan Madinah. Kartu Nusuk juta sebagai akses masuk saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Jika tak ada Kartu Nusuk, jemaah tidak akan bisa mengakses lokasi-lokasi utama ibadah di Tanah Suci.

Baca juga : Mengenal Bukit Pemanah, Saksi Bisu Perang Uhud

Basir menegaskan, paspor jemaah haji akan tetap aman dan akan dikembalikan lagi saat jemaah haji akan kembali ke Tanah Air. "Paspor diterima jemaah haji Indonesia saat mereka sudah di bandara menjelang kepulangan," terangnya 

Dia menyarankan, agar jemaah haji Indonesia memfoto Kartu Nusuk dan Id Card Haji Indonesia. Hal ini dilakukan untuk pencegahan apabila kedua kartu tersebut hilang. Namun, diharapkan jemaah haji bisa menyimpannya dengan baik.

Baca juga : Bus Shalawat Inklusif Antar-Jemput Jemaah Haji Hotel-Masjidil Haram

Basir juga mengingatkan jemaah untuk menaati kebijakan penyerahan paspor ke Wukkala atau syarikah ini. Dia mengungkapkan, sebelumnya ada satu rombongan jemaah haji Indonesia tidak mau menyerahkan paspor. "Itu menghambat layanan di bandara," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.