Dark/Light Mode

Silatnas FKUB 2025, 350 Tokoh Agama Bakal Bahas Upaya Rawat Kerukunan Umat

Minggu, 3 Agustus 2025 07:17 WIB
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin (Foto: Dok. Kemenag)
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Keagamaan, 5-7 Agustus 2025 di Serpong, Tangerang Selatan. Silatnas akan mempertemukan lebih dari 350 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk para tokoh agama, para Kepala Kanwil Kemenag dari 34 provinsi, serta ketua tim kerja KUB daerah.

Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan mengusung tema “Merawat Kerukunan Umat Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mencerminkan semangat membangun sinergi lintas agama dalam menghadapi tantangan kebangsaan ke depan. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dijadwalkan memberikan arahan pembuka yang menegaskan pentingnya kerukunan sebagai basis pembangunan spiritual menuju Indonesia Emas.

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar seremonial. Melainkan ruang konsolidasi nasional bagi para pelaku kerukunan untuk memperkuat arah kebijakan dan kerja lapangan.

Baca juga : 1.272 Anak Binaan Bakal Dapat Remisi

“Silatnas ini menjadi panggung kolaborasi dan refleksi. Kita ingin para tokoh agama, pemerintah daerah, dan FKUB seluruh Indonesia bergerak bersama menjaga harmoni sosial. Sebab tanpa kerukunan, sulit membayangkan masa depan Indonesia yang maju dan damai,” ujar Kamaruddin, di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Dia berharap, peralatan ini tidak berhenti di tataran forum, tetapi menghasilkan rumusan-rumusan konkret yang bisa diterjemahkan hingga ke daerah. “Indonesia Emas 2045 tidak bisa dibangun hanya dengan infrastruktur, tapi juga lewat peradaban yang rukun dan inklusif. FKUB harus jadi garda depan menjaga ruang-ruang damai, bukan sekadar merespons konflik, tapi mencegahnya sejak dini dengan dialog dan kepercayaan sosial,” imbuhnya.

Sebagai bentuk penguatan komitmen lintas sektor, kata Kamaruddin, forum ini juga dirancang untuk memperkuat relasi antara tokoh agama, pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat sipil. Dengan sinergi itu, Kementerian Agama optimistis agenda kerukunan akan terus menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa yang berkeadaban dan berketuhanan.

Baca juga : Erick Thohir: Jangan Berpuas Diri, Lawan Filipina Akan Berat!

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag Muhammad Adib Abdushomad menambahkan, selama tiga hari pelaksanaan, forum ini akan menghadirkan serangkaian agenda strategis. Salah satunya adalah sesi brainstorming bersama para pemimpin lembaga keagamaan nasional, seperti Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), yang akan mengangkat tema “Agama, Kedamaian, dan Harmoni Indonesia”. 

“Di akhir sesi tersebut, direncanakan pembacaan Deklarasi Damai Nasional, yang akan menjadi acuan moral dan komitmen bersama dalam memperkuat toleransi antarumat beragama di seluruh tanah air,” terang Adib.

Dalam forum ini, tambah Adib, juga akan digelar sidang komisi yang terbagi ke dalam empat fokus bahasan utama, yaitu:

  1. Inklusivitas Keberagaman dalam Penguatan Kerukunan,
  2. Peran dan Fungsi Strategis Pemerintah Daerah dalam Penguatan FKUB,
  3. Penguatan Kapasitas dan Kontribusi Aktor serta Lembaga Kerukunan, dan
  4. Harmonisasi Umat Beragama: Isu Pendirian Rumah Ibadat, Rumah Doa, dan Praktik Keagamaan.

Baca juga : BanggaFest 2025 Unika Atma Jaya Hadirkan Booth Peduli Lingkungan

Silaturahmi nasional ini juga akan menjadi ajang konsolidasi menyeluruh terhadap delapan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama. Di antaranya adalah mendorong penguatan kelembagaan keagamaan, cinta kemanusiaan, dan kolaborasi lintas iman sebagai fondasi perdamaian nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.