Dark/Light Mode

Solo Menari 2025 Bakal Diramaikan Ratusan Penari Dan UMKM

Rabu, 23 April 2025 10:16 WIB
Festival Solo Menari 2025 akan digelar pada 29 April 2025. (Foto: Dok. Festival Solo Menari)
Festival Solo Menari 2025 akan digelar pada 29 April 2025. (Foto: Dok. Festival Solo Menari)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kota Surakarta atau Kota Solo yang dikenal sebagai Kota Budaya, kembali akan disemarakkan dengan event tahunan “Solo Menari” yang akan dilakanakan pada 29 April 2025 mendatang. 

Perhelatan seni dan budaya, yang merupakan program one day festival ini merupakan bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), kalender event nasional yang dikelola Kementerian Pariwisata sekaligis memperingati Hari Tari Sedunia.

Solo Menari 2025 yang akan digelar di Taman Balekambang, mengusung tema "Daun Menari", mengambil simbol daun yang memberi manfaat bagi kehidupan, sekaligus mengajak masyarakat untuk mensyukuri alam dan manfaatnya.

Selain sebagai perayaan seni tari, Solo Menari juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan citra Kota Solo sebagai kota wisata dan budaya kepada masyarakat nasional dan internasional.

Baca juga : Sistem Penjurusan Kembali Dihidupkan

Melalui Festival ini semakin menguatkan posisi Kota Solo sebagai Kota Kreatif di bidang Craft dan Folk Art, yang secara resmi diakui oleh UNESCO pada 31 Oktober 2023.

Koordinator Festival Solo Menari, Heru Mataya mengatakan dengan tema Daun Menari ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk mensyukuri apa yang telah diberikan alam kepada kita.

"2025 ini menjadi tahun refleksi, Melalui pertunjukan ini, saya ingin menyampaikan bahwa seperti daun yang jatuh namun tetap memberi makna, manusia pun punya peran penting dalam menjaga keseimbangan alam," ujar Heru dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025). 

Selain pertunjukan utama, panitia juga merencanakan diskusi seni, workshop tari, dan pameran visual bertema alam yang akan berlangsung selama dua hari sebelum dan sesudah acara utama. 

Baca juga : Hasil Seleksi Petugas Haji 2025 Sudah Diumumkan, 130 Peserta Lolos

Heru menambahkan, pertunjukan festival seni ini melibatkan partisipasi beragam masyarakat dan komunitas tari dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Yogyakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Magelang, Karawang, Indramayu, Cirebon, Depok, Jakarta Selatan, dan Biruen (Aceh). 

Kehadirannya diharapkan tidak hanya menginspirasi secara artistik, tetapi juga menjadi ajakan untuk hidup lebih selaras dengan alam. 

Program Solo Menari 2025 akan di buka dengan Jelajah Daun, sebuah petualangan botani dalam mengenal potensi tumbuhan dari beberapa perspektif - tari, yoga, kreatifitas, kesehatan dan kuliner, memadukan pengetahuan, sains, budaya, dan gaya hidup.

Selain pertunjukan utama, ajang solo menari ini juga akan diisi dengan sejumlah kegiatan seperti diskusi seni, workshop tari, dan pameran visual bertema alam.

Baca juga : Kuartal l 2025, Garuda Terbangkan 2,6 Juta Penumpang

Pelaksanaan Solo Menari tahun ini akan diisi dengan ragam kegiatan mulai dari kegiatan ekonomi kreatif, pameran craft, fashion show dan kuliner. 

Sedikitnya ada puluhan UMKM yang terakurasi yang berpartisipasi diajang Solo Menari 2025.

Heru menambahkan, melalui karya tari yang terinspirasi oleh alam, Solo Menari 2025 diharapkan dapat mendorong sektor ekonomi kreatif dan memperkenalkan potensi pariwisata Solo ke dunia.

"Acara ini juga menjadi kesempatan untuk merayakan seni tari sambil merawat alam bersama,” pungkas Heru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.